Konten dari Pengguna

Cara Menghadapi Pasangan yang Terlalu Dependen, Alias Clingy!

Relationship Goals

Relationship Goals

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Unsplash

Memiliki pasangan yang bersikap terlalu bergantung atau clingy memang menjadi hal yang cukup merepotkan dan sulit untuk dihadapi. Sebenarnya tidak semua orang yang memiliki perilaku clingy itu buruk, namun kalau dibiarkan terus menerus maka hal ini bisa menjadi masalah dalam hubungan percintaan.

Selain harus bersabar dalam menghadapi pasangan yang dependen, ada baiknya kamu juga mengikuti saran-saran berikut ini!

Diskusikan perasaanmu dengan pasangan

Pertama-tama kamu perlu membicarakan mengenai keberatanmu dengan sikap clingy pasanganmu. Jangan memberikan isyarat kode, lebih baik katakanlah secara langsung agar pesan yang ingin kamu sampaikan dapat dipahami dengan baik oleh pasanganmu.

Katakan dengan jujur tentang perasaanmu kepadanya. Bisa saja selama ini pasanganmu tidak menyadari bahwa kamu kewalahan dengan sikapnya itu. Yang jelas jangan langsung menuduhnya clingy, dekatilah pasanganmu dengan lembut. Baru setelah itu kamu mulai mengutarakan apa saja unek-unekmu.

Mungkin akan sulit untuk memulai percakapan ini dengan pasanganmu. Namun, bagaimanapun juga komunikasi adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah. Jadi, beranikan dirimu untuk memulainya ya!

Foto: Unsplash

Tetapkan beberapa batasan

Sangat perlu bagimu dan pasangan untuk menetapkan beberapa Batasan yang sehat dalam hubungan agar tidak saling melanggar privasi atau ruang personal masing-masing.

Pastikan bahwa batasan yang kalian tetapkan adalah keputusan yang disetujui oleh kedua pihak. Yakinkanlah pasanganmu bahwa batasan-batasan ini dibuat demi kebaikan diri masing-masing dan juga hubungan kalian.

Saat kalian menetapkan batasan, diskusikan juga cara untuk menegakkan batasan tersebut. Dan tentu saja tidak masalah untuk menegosiasikan ulang batasan setelah batasan tersebut tidak lagi efektif bagi hubungan kalian.

Menghabiskan waktu secara terpisah

Jika kalian terlalu sering menghabiskan waktu bersama-sama maka kini saatnya untuk menghabiskan waktu secara terpisah. Temukanlah cara untuk menikmati aktivitas yang bisa kalian lakukan sendiri.

Berikanlah dorongan kepada pasanganmu untuk melakukan hal-hal yang ia senangi. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengeksplorasi minat kalian masing-masing tanpa merasa perlu terus berada di dekat pasangan kalian.

Ini juga merupakan kesempatan bagus untuk terhubung kembali dengan orang lain di sekitar kalian, seperti keluarga dan teman-teman dekat yang selama ini cenderung terabaikan karena pasanganmu terus menerus melekat padamu.

Ajarkan pasangan untuk menghargai diri sendiri

Cobalah untuk membimbing pasanganmu agar dapat menghargai dirinya sendiri dan tahu bahwa dirinya mampu untuk mandiri. Meskipun kamu menyanggupi untuk terus hadir baginya, namun tetap saja dia harus bisa berdiri di kakinya sendiri untuk menjalani hubungan ini.

Jelaskanlah bahwa hubungan yang baik adalah hubungan yang terbentuk dari dua orang yang mampu menghargai dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Menjadi mandiri memberi stabilitas yang dibutuhkan untuk hubungan yang sehat.

Pasangan ada untuk menemani, mendampingi, dan bukan semata-mata sebagai tempat untuk menggantungkan segala asa. Apa yang menjadi poros dari hidup kita adalah diri kita sendiri.