Mengendalikan Rasa Kecewa dalam Hubungan Percintaan

Dalam hubungan itu butuh tips dan zodiak
Tulisan dari Relationship Goals tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan atau bahkan yang kamu butuhkan dalam hubunganmu, seringkali berujung pada perasaan kecewa terhadap pasangan. Pikiran tentang tidak layak dicintai, diperhatikan, atau dihargai oleh pasangan langsung menguasai hati dan pikiranmu.
Sebenarnya, merasa kecewa adalah hal yang wajar sama seperti saat kita merasa sedih, takut, atau marah. Namun, sama seperi perasaan lain yang kita rasakan, kita harus mampu mengontrol dengan baik perasaan yang kita rasa bukan sebaliknya. Jika kita justru membiarkan diri kita dikuasai oleh perasaan kita, terutama yang negatif, hal ini bisa mengarahkan kita pada hubungan yang toksik.
Oleh karena itu, rasa kecewa harus dikelola dengan baik. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengendalikan rasa kecewa dalam hubungan percintaan.
1. Hindari Berpikir “Harus”
Mengharuskan sesuatu untuk berjalan seperti apa yang kamu harapkan hanya akan membuatmu jadi merasa kecewa ketika hal tersebut tidak tercapai. Yang perlu kamu lakukan adalah hindari berpikir “harus”. Misalnya, kamu mengharuskan pasanganmu untuk makan malam denganmu sementara dirinya memiliki jadwal yang sibuk sehingga tidak bisa menemanimu makan malam. Atau kamu mengharuskan pasanganmu untuk menelepon setiap pagi padalah kalian sedang menjalani hubungan LDR dengan zona waktu yang berbeda. Tentu sulit bukan menyamakan paginya dengan pagimu?
Cobalah untuk bersikap lebih longgar dengan tidak mengharuskan pasanganmu melakukan sesuatu. Memang dalam hubungan percintaan ada aturan-aturan yang perlu kita jaga untuk membuat hubungan tetap awet, tetapi tidak dengan cara mengharuskan sesuatu yang sebenarnya kamu tahu hal itu akan sulit dicapai dan membuatmu kecewa.
2. Jangan Menaruh Kebahagiaanmu di Tangan Pasangan
Meskipun kamu merasa sangat bahagia bersama dengan pasanganmu saat ini, bukan berarti pasanganmu yang bertanggung jawab penuh atas kebahagiaanmu. Memang hubunganmu memberikan kebahagiaan, namun hal itu tidak boleh diandalkan di atas segalanya. Kamu tetap yang bertanggung jawab atas kebahagiaanmu sendiri.
3. Ciptakan Komunikasi Terbuka dan Tidak Menghakimi
Komunikasi adalah elemen penting dalam segala hal, termasuk hubungan percintaan. Cobalah untuk menciptakan hubungan yang terbuka dengan pasanganmu. Memang bagi sebagian orang tidak mudah untuk menjadi terbuka. Maka dari itu, kamu perlu belajar untuk lebih terbuka terlebih dulu terhadap pasangan.
Dengan menciptakan lingkungan di mana pasangan dapat berbicara secara terbuka, dari hati ke hati, dan tanpa takut dihakimi oleh pasangan kamu pun bisa lebih leluasa untuk membicarakan apa yang membuatmu kecewa dan bagaimana kalian mengatasinya bersama.
