Strategi Belajar Efektif untuk Menjadi Juara Kelas

Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Tulisan dari Renalda Wahyuna H tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian besar siswa tentunya ingin menjadi juara kelas. Tak jarang dari mereka melakukan tindakan curang demi mendapatkan nilai yang bagus mulai dari menyontek pekerjaan teman, searching google, dan membawa sebuah catatan pada saat ulangan. Kita yang sudah melewati masa-masa sekolah pasti tahu bahwa kebiasaan-kebiasaan siswa yang telah disebutkan sebelumnya tidak seharusnya dilakukan. Justru kebiasaan tersebut akan menghambat mereka dalam berproses. Padahal ada banyak strategi belajar efektif yang dapat dilakukan agar mendapatkan nilai bagus dan mendorong mereka untuk menjadi juara kelas.
Berikut ini beberapa strategi belajar efektif yang bisa dilakukan jika kamu ingin menjadi juara kelas:
1. Belajar jauh-jauh hari jangan hanya pada saat akan ulangan
Pada saat guru mengumumkan bahwa besok akan ulangan seketika kamu akan merasa tertekan dan tidak tahu harus belajar mulai dari mana, bukan? Nah, agar siap dengan ulangan yang mendadak ini kamu harus belajar jauh-jauh hari. Setelah pulang dari sekolah usahakan untuk mengulas kembali materi yang telah diajarkan agar ketika ulangan nanti kamu masih ingat dengan materi yang telah dibahas sebelumnya. Kamu bisa luangkan waktu 20-30 menit setiap hari untuk membaca buku bacaan maupun buku catatan yang kamu miliki. Jika guru sudah mengumumkan mengenai waktu ulangan seminggu sebelumnya maka, pastikan kamu mulai mempelajari materi pada saat itu juga.
2. Tentukan waktu belajar yang kamu suka
Setiap orang memiliki waktu “tepat” tersendiri untuk belajar. Sebagian dari kamu mungkin suka belajar pada malam hari, tetapi ada juga yang lebih suka belajar pada pagi hari. Bagi seseorang yang kesulitan belajar pada malam hari, mengeluhkan bahwa pada saat belajar sering mengantuk dan tubuh terasa lelah karena beraktivitas seharian. Oleh karena itu, diperlukan adanya alternatif lain seperti mengganti waktu belajarnya di pagi hari yaitu sekitar pukul 3 pagi. Selain karena suasana yang sunyi, otak juga jauh lebih mudah menerima materi yang telah dibaca.
3. Tunda belajarmu saat tubuh kurang fit
Coba ingat-ingat kembali pengalaman yang telah kamu lalui sebelumnya. Kamu pasti cenderung kurang fokus saat belajar dalam keadaan kurang fit, bukan? Jika benar, lebih baik jangan paksakan untuk belajar pada saat kamu merasa kurang fit. Bukannya akan semakin paham, justru kamu akan semakin pusing dan pada akhirnya materi yang sedang kamu pelajari juga tidak akan tersimpan dengan baik di dalam otak. Dalam keadaan seperti itu, kamu harus menunggu sampai keadaanmu lebih baik baru kemudian mulai lagi untuk belajar.
4. Pahami tipe masing-masing guru dalam memberikan soal
Kita semua tahu bahwa masing-masing guru mempunyai tipe yang berbeda saat membuat soal ulangan. Mulai sekarang, coba pahami tipe-tipe guru di sekolahmu. Hal ini, sangat penting untuk menunjang cara belajar kamu kedepannya. Misalnya, guru A dalam membuat soal selalu mengambil dari bacaan buku paket yang kamu gunakan. Maka, cobalah untuk membaca buku paket tersebut setiap hari. Kamu tidak perlu menghafalkan setiap kalimatnya tetapi, pahamilah poin penting yang sekiranya akan keluar saat ulangan nanti.
5. Lebih suka keadaan sunyi atau ditemani lagu favorit?
Jika kamu tipe orang yang hanya bisa fokus belajar pada saat keadaan sunyi, mungkin kamu bisa memilih ruangan dimana tidak banyak orang berkumpul. Atau kamu bisa juga belajar pada saat orang-orang di sekitarmu sedang tidur agar kamu bisa lebih fokus untuk memahami materi. Namun, jika kamu lebih suka belajar sambil mendengarkan lagu favorit, kamu bisa memilih lagu yang tenang dan membuat kamu lebih berkonsentrasi.
6. Dapatkan nilai terbaik dalam setiap mata pelajaran
Hal ini merupakan hal yang paling utama dan penting untuk bisa menjadi juara kelas. Berikan usaha terbaikmu dalam mempelajari setiap ilmu yang ada. Kamu bisa mulai dengan menyukai masing-masing pelajaran dan juga cara gurumu mengajar. Beberapa orang yang dari awal tidak menyukai cara gurunya mengajar, mereka akan terbawa pada ketidaksukaan terhadap mata pelajarannya pula. Jika sudah seperti itu atau ada mata pelajaran yang tidak kamu sukai, maka kamu akan semakin berat dan tertekan dalam menjalaninya. Nikmati semua proses yang sedang kamu jalani tanpa meragukan kemampuan yang kamu miliki.
7. Jangan fokus pada saingan tetapi, fokuslah pada dirimu sendiri
Fokus pada diri sendiri bukan berarti egois. Kamu hanya tidak perlu membuang-buang waktu dan pikiran negatif dalam ketakutan untuk bersaing dengan teman. Semakin kamu memikirkan saingan kamu akan semakin terjatuh. Lebih baik fokus terhadap diri kamu dan apa yang menjadi tujuanmu. Kamu hanya perlu melakukan yang terbaik jika ingin menjadi yang paling baik.
Nah, itulah strategi belajar efektif yang dapat kamu terapkan untuk menjadi juara kelas. Namun, perlu diingat bahwa hanya karena kamu tidak menjadi juara kelas bukan berarti masa depanmu akan suram. Bisa saja karena kamu merupakan salah satu orang yang pandai di antara orang-orang pandai lainnya yang pada akhirnya menciptakan persaingan ketat di kelas. Tentunya banyak jalan menuju kesuksesan. Kesuksesan bisa diraih jika kamu mau menciptakan perubahan besar dalam hidupmu.
