Konten dari Pengguna

Bijak Mengelola Sampah Rumah Tangga

Reni Susanti

Reni Susanti

IRT yang suka mengekspresikan diri lewat foto dan tulisan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Reni Susanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Permasalahan sampah menjadi hal yang krusial di negara kita yang belum juga terpecahkan. Pertambahan populasi tiap tahunnya pasti sejalan dengan bertambahnya produksi sampah, terutama sampah rumah tangga. Coba kita tengok sejenak isi keranjang sampah di rumah setiap hari, apa yang paling mendominasi. Saya bisa menebak pasti sampah di rumah kita didominasi oleh sampah plastik.

Plastik bagaikan dua mata pisau, punya segudang manfaat tapi juga dibayangi oleh dampak buruk terhadap lingkungan bila kita tidak bijak mengelolanya. Bencana banjir tiap musim hujan adalah salah satu dampak langsung yang sering kita rasakan karena lalai dalam membuang sampah.

Saat ini tidak perlu berpikir muluk-muluk dalam memecahkan permasalahan sampah. Kita bisa mulai dengan mengubah perilaku kita terhadap sampah. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yaitu:

1. Pilah Pilih Sampah

Mulai memilah dan memilih sampah berdasarkan jenisnya, misalnya plastik, kertas, botol kaca, sampah sisa sayur dan makanan.

2. Membuat Kompos

Kita bisa membuat kompos dari sisa sayur dan makanan. Caranya pun sangat mudah dan banyak tutorialnya di internet.

3. Aplikasi Jual Sampah

Ternyata sampah kita masih bisa bernilai ekonomis. Saat ini ada banyak aplikasi yang bisa kita gunakan untuk menjual sampah, misalnya Rapel, Duitin, dan lain-lain. Bahkan mereka mempunyai layanan jemput sampah juga.

4. Tas Belanja

Diet kantong plastik yang diterapkan di banyak toko swalayan membuat kita terbiasa membawa kantong belanja kemana-mana. Kita tinggal tambah membiasakan membawa wadah untuk membeli makanan atau minuman siap saji.

Saya yakin permasalahan sampah ini akan bisa teratasi bila kita mulai bijak mengelola sampah mulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah. Kita semua bisa jadi pahlawan lingkungan mulai dari rumah sendiri dan mulai saat ini. Yuk, mulai saat ini lebih bijak dalam mengelola sampah, khususnya mulai dari rumah kita sendiri.

Dokumentasi milik pribadi