200 Ribu Hektar Lahan Gambut Direstorasi Sepanjang Tahun 2017

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BRG Nazir Foead pada catatan kerja BRG (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BRG Nazir Foead pada catatan kerja BRG (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia melaporkan capaian kerjanya selama tahun 2017. Dari catatan tersebut, BRG melakukan berbagai upaya untuk merestorasi lahan gambut di Indonesia. Mulai dari pembangunan sumur bor, sekat kanal, sampai melakukan penimbunan kanal.

Dari upaya yang dilakukan BRG selama tahun 2017 sudah tercapai sekitar 200 ribu hektar dari target jangka panjang selama lima tahun yaitu sekitar 2,49 juta hektar tanah yang direstorasi.

"Total luas pembasahan terdampak sekitar 200 ribuan hektar, yang terdiri dari 103.476 hektar sebagai dampak pembasahan infrastruktur yang dibangun BRG dan 98.978 hektar dari kegiatan pembasahan yang dilakukan para mitra," kata Kepala BRG, Nazir Foead, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Nazir menambahkan pihaknya akan bekerja keras mencapai target jangka panjang sampai tahun 2020 dengan berkoordinasi bersama pihak terkait. Sehingga rencana tahun 2018, target yang ingin dicapai oleh BRG meningkat hingga dua kali lipat dari tahun 2017.

"Koordinasi adalah suatu hal yang terus kita kerjakan, secara administrasi rapat dan menghasilkan MoU yang bisa dilaksanakan," ujar Nazir.

"Kalau menurut Perpres di tahun 2018 kita harus merestorasi seluas 400 ribu hektar," terangnya.

Kepala BRG Nazir Foead pada catatan kerja BRG (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BRG Nazir Foead pada catatan kerja BRG (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Perlu diketahui BRG melakukan upaya restorasi lahan gambut di Indonesia hanya di tujuh provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua. Ketujuh provinsi tersebut dianggap sudah mewakili seluruh wilayah gambut di Indonesia.

"Ada 17 provinsi yang punya lahan gambut. Tapi dari tujuh provinsi wilayah BRG sudah meliputi 85 persen gambut di wilayah Indonesia," ujarnya.