5 Hal tentang Joo Ji Hoon, Aktor yang Malu Lihat Aktingnya di 'Princess Hours'

Review drama dan film Korea, annyeong~
Tulisan dari Review Drakor tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari ini, Sabtu (16/5), dapat disebut sebagai salah satu momen paling penting dalam hidup aktor Joo Ji Hoon. Pria kelahiran 16 Mei 1982 ini merayakan ulang tahunnya dan genap berusia 38 tahun.
Berkarier sejak tahun 2003 di industri hiburan Korea, tentu saja membuat Joo Ji Hoon sudah banyak merasakan garam dunia. Kini dikenal sebagai salah satu aktor terpopuler di Korea Selatan, Joo Ji Hoon sempat mengalami masa-masa terpuruk dalam kariernya.
Buat kamu yang belum tahu, berikut ini fakta soal Joo Ji Hoon. Ulasan ini akan membantumu untuk mengenal cowok berzodiak Taurus ini.
1. Malu dengan aktingnya dalam drama Princess Hours
Joo Ji Hoon mengawali kariernya sebagai aktor dengan tampil sebagai pemeran utama dalam drama Princess Hours. Saat itu, drama yang tayang pada tahun 2006 tersebut sangatlah populer dan dicintai banyak penonton. Hingga saat ini Princess Hours masih sering ditayangkan ulang di berbagai stasiun TV atau platform streaming online.
Meski meraih kesuksesan yang besar, Joo Ji Hoon ternyata tak pernah mau menonton Princess Hours lagi. Alasannya, ia malu dengan kemampuan aktingnya yang saat itu dirasanya sangatlah jelek dan banyak kekurangan.
"Aku lama sekali tidak bisa menontonnya. Tapi suatu hari aku tak sengaja melihat gif (penampilanku di drama itu) di Instagram. Aku bisa melihat jelas betapa (sekarang) aku sudah bertambah tua. Aku terlihat sangat muda sekali waktu itu," katanya membandingkan dirinya dulu dengan sekarang.
Lebih lanjut Joo Ji Hoon menceritakan kalau peran Lee Shin dalam drama Princess Hours didapatnya karena ditawari langsung oleh sang sutradara. Saat itu sang sutradara sangat mempercayainya meski ia belum pernah belajar akting sama sekali.
2. Terluka saat syuting drama Kingdom 2
Mendapatkan luka saat syuting merupakan salah satu tantangan yang harus dialami para pekerja seni peran, termasuk Joo Ji Hoon. Aktor yang lahir di Seoul ini pernah terluka saat menjalani proses syuting drama Kingdom 2.
Dalam keterangan yang diungkapkan KeyEast selaku agensinya, Joo Ji Hoon mengalami keseleo di tangan bagian kiri saat melakukan adegan action. Meski luka tersebut hanya cidera ringan, dokter menyuruhnya untuk mengunakan perban agar mempercepat kesembuhan.
3. Merasa COVID-19 mirip virus dalam Kingdom 2
Joo Ji Hoon memiliki kepedulian dengan Virus COVID-19 yang saat ini sedang menyerang hampir seluruh negara di dunia. Dalam suatu wawancara, ia mengatakan kalau orang tua dan keluarganya sempat kesulitan untuk mendapatkan masker.
"Sebagai seorang aktor, aku punya mobil sendiri yang bisa aku kendarai. Tapi kebanyakan masyarakat tak punya pilihan selain menggunakan naik bus atau kereta bawah tanah bahkan ketika kita seharusnya tidak berada di daerah padat penduduk. Situasi seperti ini sangat disesalkan. Karena sudah dewasa, kita bisa tahan dengan virus itu. Tetapi bagaimana dengan anak-anak yang harus menyimpan energi mereka karena di rumah saja, padahal saat ini ketika cuaca sedang bagus? Melihat keluarga yang berada sekitarku dan anak-anak kecil, aku berharap bahwa situasi ini bisa segera pulih. Aku mendoakan hal ini berdoa setiap hari," katanya.
Meski merasa cukup ironis, Joo Ji Hoon merasa jalan cerita dalam Kingdom 2 sedikit mirip dengan Virus COVID-19. Tapi ia merasa sangat sedih karena Virus COVID-19 adalah sesuatu yang nyata dan terjadi saat ini.
4. Tertekan saat bintangi film Dark Figure of Crime
Dalam film Dark Figure of Crime, Joo Ji Hoon berperan sebagai Tae Oh, seorang pembunuh. Sejak pertama kali membaca naskah film tersebut, ia sebenarnya sudah tertantang dan langsung menerima tawaran peran Tae Oh. Ceritanya kuat dan karakter Tae Oh yang punya banyak layer menjadi alasannya utamanya untuk menikmati tantangan itu.
Kesannya saat membaca naskah ternyata jauh berbeda dengan proses syutingnya. Joo Ji Hoon mengatakan ia sempat sangat ketakutan untuk memerankan karakter tersebut. Dimulai saat ia diharuskan untuk berbicara dengan menggunakan logat Busan.
Joo Ji Hoon yang lahir dan besar di Seoul sama sekali tak bisa berbicara dengan logat Busan. Khawatir hal ini akan mengganggu emosi perannya, ia sempat stres memikirkan hal ini hingga mengalami kram perut. Untung ia bisa mengatasi masalah ini berkat bantuan temannya yang berasal dari Busan.
Masalah lain muncul saat Joo Ji Hoon tak tahu harus bagaimana untuk menjiwai tokoh Tae Oh. Pasalnya, Tae Oh digambarkan sebagai seorang pembunuh yang tak punya empati atau emosi. Untuk mendalami perannya ini, ia pun banyak berkonsultasi dengan sutradara yang telah melakukan riset soal Tae Oh.
5. Pernah menggunakan narkoba
2009 dapat disebut sebagai tahun yang paling kelam dalam diri Joo Ji Hoon. Saat itu, ia ditangkap bersama 15 orang lainnya karena ketahuan memesan ekstasi dari salah satu rekan aktris. Setelah menjalani pemeriksaan, ia terbukti mengonsumsi narkoba jenis ekstasi dan ketamin.
Akibat perbuatannya ini Joo Ji Hoon dijatuhi hukuman enam bulan penjara, diskors selama satu tahun, 120 jam pelayanan masyarakat, serta denda sebesar 360.000 Won atau setara dengan Rp 4,3 juta. Akibat kasus yang menjeratnya ini, karier Joo Ji Hoon sempat terhenti dan ia memilih hiatus sementara dan menjalani wajib militer. Ia kembali aktif di industri hiburan Korea Selatan dengan membintangi film I Am the King pada tahun 2012.
