Konten dari Pengguna

BAPR, Bukan Sekadar Webseries Biasa

Review Sinema

Review Sinema

Mengulas apa pun yang bisa diulas

clock

Tulisan dari Review Sinema tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prilly Latuconsina dan Al Ghazali (Foto: Dok. BAPR)
zoom-in-whitePerbesar
Prilly Latuconsina dan Al Ghazali (Foto: Dok. BAPR)

Suntuk di tengah gundukan pekerjaan dan cekikan tugas kuliah? Intermezzo sejenak tidak ada salahnya!

Mimin PrevRev punya satu rekomendasi keren yang baru saja mimin liat di halaman muka YouTube sore ini. Terpampang cover web series bertajuk BARP, dengan bintang muda berbakat Prilly Latuconsina dan Al Ghazali sebagai pemerannya. BARP itu sendiri merupakan singkatan dari "Balada Al dan Prilly". Seperti apa, sih, videonya? Karena penasaran, mimin PrevRev langsung cus nonton webseries-nya.

Com-BAPR Al & Prilly (Foto: Vivo Indonesia)
zoom-in-whitePerbesar
Com-BAPR Al & Prilly (Foto: Vivo Indonesia)

Balada Al dan Prilly tampaknya bukan sekadar web series biasa, melainkan adalah web series yang dibuat berseri dan dikemas dalam episode per episode. BARP yang mimin saksikan tadi baru saja memasuki episode pertama dengan judul "Dendam Si Preman".

Sempat mengira cuma web series biasa yang isinya cinta-cintaan dua insan remaja, ternyata mimin salah besar! Cerita yang dibangun di web series ini ternyata penuh dengan life lesson yang bermakna banget. Adegan-adegan yang diambil pun enggak maksa. Mimin yang pecinta film drama pun mengakui kalau tiap aktornya bermain dengan baik dan natural, tanpa harus berpretensi menjadi "dramatis".

Al dan Prilly pun berakting sangat natural dengan chemistry yang tuned-in banget, selayaknya mereka telah sering berkolaborasi bersama sebelumnya. Namun, satu yang paling menarik adalah kehadiran tokoh Preman dalam web series ini, yang menjadi leading dan kunci dalam menentukan arah cerita. Akting yang natural dan adegan minim dramatisasi, dipadu dengan alur cerita yang menggugah rasa penasaran inilah yang bakal bikin kamu suka nonton web series BAPR!

Kisah seorang preman yang pernah berbuat salah di masa lalu, kini harus menghadapi pergolakan batin dalam hidupnya: akankah ia akan terus berbuat jahat, meskipun jauh di lubuk hatinya ia sadar bahwa ia telah melakukan kejahatan? Pada akhirnya, hati nurani sang Preman-lah yang memberikan jawaban atas takdir hidupnya. Deep....

video youtube embed

Untuk lebh jelas dan praktisnya, mending nonton langsung aja deh. It will worth your four minutes of break!