Konten dari Pengguna

Mengenal dan Merancang Desain Produk dan Jasa dengan Baik

Reyfal Faputra Vernando

Reyfal Faputra Vernando

Mahasiswa UMM

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Reyfal Faputra Vernando tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar desain produk, baik itu barang maupun jasa. Terkadang kita juga menentukan untuk membeli suatu produk berdasarkan kemasan dari produk tersebut. Apakah kita mengetahui dengan benar apa itu desain produk? Bagaimana membuat desain produk yang baik agar dapat menarik minat konsumen? Nah di sini saya akan menjelaskan apa itu desain produk dan cara-cara membuat desain produk yang baik.

Sebelum menjelaskan cara membuat desain produk, saya ingin anda semua mengetahui apa itu manajemen operasional, produk, jasa dan tentu saya desain produk. Menurut William J.Stevenson dan Sum Chee Chuong (2014 : 4), manajemen operasi adalah manajemen dari bagian organisasi yang bertanggung jawab untuk menghasilkan barang dan atau jasa. Penciptaan barang atau jasa meliputi transformasi atau pengubahan input menjadi output. Berbagai input seperti modal, tenaga kerja, dan informasi digunakan untuk menciptakan barang atau jasa dengan menggunakan satu atau lebih proses transformasi.

Menurut Jay Heizer dan Barry Render (2005 ; 9) Produksi (production) adalah proses penciptaan barang dan jasa. Manajemen operasi (operation management – OM) adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.

Produk adalah objek yang sangat vital yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan dalam mendatangkan keuntungan dan menjaga aktivitas operasional dan kesehatan keuangan perusahaan. Dalam menghasilkan produk, perusahaan hendaknya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produk yang baik adalah kunci sukses dari sebuah perusahaan. Apapun yang kurang dalam menentukan strategi produk dapat menghancurkan perusahaan.

Jasa adalah setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu (Tjiptono, 2005). Dengan demikian jasa dapat diartikan sebagai suatu proses atau aktivitas yang tidak berwujud untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Sebuah perusahaan tidak mungkin hanya mengeluarkan satu varian produk yang sama selamanya. Mereka akan terus mengembangkan produk-produk nya sesuai dengan keinginan pasar dan perkembangan jaman.

Pengembangan produk baru yang agresif mengharuskan perusahaan membangun struktur internal yang memiliki komunikasi terbuka dengan pelanggan, budaya pengembangan produk yang inovatif, pelatihan yang insentif, dan formal.

Selain pengembangan sistem dan struktur organisasi yang efektif untuk pengembangan produk, terdapat beberapa faktor penting bagi desain produk. Sekarang kita akan mengulas salah satunya, yaitu desain yang baik. Desain yang baik berarti bahwa produk didesain sehingga variasi kecil produksi atau perakitan tidak akan memberikan dampak negatif bagi produk. Dengan kata lain, desain yang baik dapat memperkuat produk yang dipasarkan.

Sekarang kita akan menjelaskan bagaimana merancang desain produk yang baik. Saya tidak mengharuskan Anda untuk menerapkan apa yang saya sampaikan, namun hal-hal yanng saya sampaikan adalah yang menurut saya penting dalam mendesain produk secara garis besar. Anda dapat mengembangkannya lagi jika diperlukan. Berikut adalah tahapan-tahapan penting ketika merancang desain produk :

1. Menjelajahi ide

Meriset apa yang diinginkan dan disukai oleh konsumen. Meriset kebutuhan konsumen dan apa yang sedang menjadi tren di masyarakat.

2. Mengurai masalah

Ketika sudah mendapatkan data dari riset di atas, kemudian menguraikan masalah bersama tim. Sehingga mendapatkan suatu rumusan untuk kerangka desain produk.

3. Membuat desain produk

Mulai menentukan komponen apa saja yang akan digunakan dalam desain produk berdasarkan riset yang sudah dilakukan.

4. Memproduksi

5. Menganalisa hasil produksi

Setelah launching hasil produksi, selanjutnya Anda harus menganalisa apakah produk Anda sudah diterima oleh masyarakat dengan baik.

Dapat disimpulkan bahwa dalam suatu perusahaan, baik yang memproduksi barang maupun jasa, akan selalu melakukan pengembangan produk untuk menjaga kestabilan aktivitas operasional dan keuangan perusahaan. Salah satunya adalah dengan mengembangkan desain produk sesuai dengan perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar.