Hepatomegali, Bahaya Enggak Sih?

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Tulisan dari Reyna Maysara Damanik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahu enggak sih? ternyata masih banyak masyarakat Indonesia masih awam dalam menjaga organ tubuh? terutama dalam menjaga organ hati. Banyak sekali orang yang tidak mengetahui fungsi dari organ hati. Dapat dijelaskan bahwa organ hati yang berada di perut kanan atas serta memiliki fungsi yang begitu penting dan diwajibkan untuk selalu dijaga dengan baik. memiliki ukuran hati sekitar 14 sentimeter dari atas hingga ke bawah untuk ukuran hati manusia.
Maka, ketidaktahuan inilah, masyarakat Indonesia banyak mengalami gejala pada organ hatinya. Sehingga, banyak sekali orang dewasa telat menyadari pentingnya dalam menjaga organ hati. Apabila organ hati tidak dijaga dengan baik akan mengalami pemunculan pemicu penyakit yang dinamai dengan Hepatomegali, yaitu penyakit pembesaran ukuran organ hati yang akan melebihi ukuran normal. Bahaya enggak sih? Tentu, ini perlu patut diwaspadai, karena menjadi salah satu tanda gangguan pada kesehatan tubuh kita. Oleh sebab itu, yuk simak penjelasan asal-usul hepatomegali untuk kesehatan!
Apa saja pemicu Hepatomegali?
Ada berbagai hal yang bisa memicu seseorang mengalami hepatomegali, dilansir dari Halodoc terdapat penyebab hepatomegali muncul, diantaranya sebagai berikut:
Akan terjadinya peradangan atau perlemakan hati yang akan menyebabkan kondisi seseorang mengalami obesitas
Munculnya infeksi hepatitis B dan C, penyakit autoimun, sindrom metabolik, peningkatan kolesterol dan gula darah, dan kelainan genetik yang menyebabkan lemak, protein, serta zat lain yang menumpuk pada hati.
Terjadinya pertumbuhan yang tidak biasa seperti munculnya kanker, kista, maupun tumor pada hati.
Hal ini, tentu saja hepatomegali sangat membahayakan bagi aliran darah karena akan sangat mengganggu dan sangat fatal terhadap gagal jantung. terutama, akan adanya penyumbatan dari pembuluh darah yang akan menyebabkan munculnya penyakit vena oklusif.
Tahu kah kamu, faktor-faktor Hepatomegali pada tubuh?
Ada beberapa faktor yang sering terjadi pada penyakit hepatomegali pada tubuh, yaitu:
Kebiasaan hidup tidak sehat seperti mengkonsumsi alkohol secara berlebihan
Mengkonsumsi obat-obatan tidak sesuai anjuran dan saran dokter
Mengalami obesitas akibat mengkonsumsi makanan berlemak maupun gula.
Bagaimana seseorang mengalami gejala Hepatomegali?
Mengutip dari Halodoc, penyakit hepatomegali memiliki berbagai macam gejala yang terjadi pada tubuh, diantaranya sebagai berikut:
Munculnya penyakit kuning
Mengalami nyeri otot
Mudah kelelahan terus menerus
Seringnya kulit terasa gatal
Mual dan muntah
Terjadi pembengkakan pada bagian kaki
Adanya penurunan nafsu makan
Muncul beberapa memar pada tubuh.
Apa saja bentuk pengobatan untuk Hepatomegali?
Maka, menurut Heatline tidak perlu risau, sebab adanya pengobatan pada hepatomegali yang pastinya akan disesuaikan dengan penyebab yang memicu pembesaran hati. Namun, kamu dapat melakukan pengobatan dan perawatan saat di rumah, seperti melakukan kebiasaan hidup sehat dan melepas kebiasaan buruk dengan melakukan pola makan sehat dengan memperbanyak buah dan sayuran, hindari mengkonsumsi alkohol, selalu perhatikan dosis saat mengonsumsi obat-obatan tertentu, kontrol berat badan, rutin berolahraga, dan berhenti merokok.
Terakhir, dilansir dari Medindia hepatomegali dapat dicegah dengan kamu merutinkan mengonsumsi makanan sehat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian. Pastikan kamu selalu mengonsumsi makanan kaya akan serat dan gizi, serta selalu memperhatikan instruksi dalam konsumsi obat, vitamin, maupun suplemen dari dokter.
Tak lupa untuk selalu menjaga stabilitas daya tahan tubuh dengan berolahraga dan mempertahankan berat badan ideal dengan selalu berkonsultasi pada ahli profesional maupun dokter. tetap menjaga kesehatan yah!
