Pelajar Wanita Ditemukan Tewas dengan Tangan-Kaki Terikat di Kamar Kos di Jaktim

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TKP mayat perempuan di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026).   Foto: Dok. Polres Jakarta Timur
zoom-in-whitePerbesar
TKP mayat perempuan di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026). Foto: Dok. Polres Jakarta Timur

Mayat perempuan ditemukan di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10). Korban ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan korban berinisial KDA, yang berstatus pelajar/mahasiswa. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia. Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,” kata Made kepada kumparan, Kamis (8/10).

Penemuan mayat itu bermula saat pemilik kos mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah mengenai bau tidak sedap dari salah satu kamar.

TKP mayat perempuan di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026). Foto: Dok. Polres Jakarta Timur

Kamar tersebut sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel. Daniel datang ke kos pada Selasa (6/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Saudara Daniel mengaku bekerja di steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Saudara Daniel menjelaskan bahwa akan membayar kos-kosan pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2026 jam 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP,” jelas Made.

Setelah itu, pemilik kos menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, Daniel tidak kunjung datang hingga Kamis (8/10).

Karena Daniel tidak memberikan kabar, pemilik kos kemudian berniat mengecek kamar tersebut. Sebelum mengecek, pemilik kos mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah bahwa tercium bau tidak sedap dari kamar yang hendak disewa Daniel.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada warga lainnya. Pemilik kos lalu menghubungi ketua RT dan menyampaikan adanya bau tidak sedap dari kamar tersebut.

Ketua RT kemudian meneruskan informasi itu kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Ketua RT bersama Bhabinkamtibmas kemudian mendatangi lokasi dan membuka pintu kamar menggunakan kunci duplikat.

“Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,” ujar Made.

Melihat kondisi tersebut, ketua RT dan Bhabinkamtibmas langsung menghubungi Polsek Makasar, Jakarta Timur.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Pelaku dalam kasus ini masih dalam penyelidikan.