Konten dari Pengguna

Pasukan Luar Angkasa Amerika Serikat

Ricky Suwarno

Ricky Suwarno

CEO dan Pendiri Karoomba Asia. Anggota Asosiasi untuk Kecerdasan Buatan China (CAAI)

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ricky Suwarno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Presiden AS Donald Trump mengumumkan peresmian pembentukan Pasukan Luar Angkasa AS minggu depan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump mengumumkan peresmian pembentukan Pasukan Luar Angkasa AS minggu depan

Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memerintahkan Departemen Militer Pertahanan AS untuk membentuk Angkatan bersenjata keenam atau istilahnya Pasukan Luar Angkasa. Pasukan ini akan diluncurkan minggu depan.

Arena Persaingan

Luar angkasa telah menjadi arena persaingan antara negara-negara raksasa seperti China, Amerika Serikat, dan Rusia. Donald Trump sebelumnya telah mengusulkan untuk membangun pasukan luar angkasa di tahun 2018. Menurutnya, sekadar kehadiran Amerika di ruang angkasa tidaklah cukup. Amerika Serikat harus menciptakan hegemoninya, bahkan sampai di luar angkasa.

Donald Trump akan mengirim astronot-astronot ke bulan lagi. Kemudian akan mengirimkan astronot AS ke planet Mars juga. Amerika Serikat tidak bisa menerima jika China mengungguli mereka di dalam persaingan antariksa. Oleh karena itu, Trump memerintahkan lembaga-lembaga atau institusi pemerintah AS untuk secepatnya menerapkan kerangka manajemen untuk segala keperluan perlombaan luar angkasa. Tetapi ketika ditanya tentang bagaimana perincian pasukan luar angkasa yang baru ini akan seperti apa, maupun tugas dan misinya belum jelas sama sekali. Pokoknya harus mengungguli China jawabnya.

Angkatan bersenjata keenam

Pasukan Luar Angkasa ini lebih dikenal sebagai “Angkatan bersenjata Keenam.” Lima angkatan bersenjata di atasnya adalah Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Korps Marinir, dan Penjaga Pantai. Ini juga pertama kalinya sejak tahun 1947 militer AS merencanakan untuk membangun angkatan bersenjata baru di Luar Angkasa.

Pasukan Luar Angkasa akan dipimpin oleh John Raymond, komandan Komando Antariksa Angkatan Udara AS, yang akan beranggotakan 87 orang pasukan elit.

Selama bertahun-tahun, para pejabat di Pentagon Amerika Serikat telah mentertawakan gagasan pasukan antariksa. Mereka beranggapan pengoperasian pasukan antariksa itu sangat mahal dan menyusahkan. Saat ini, dengan dorongan Donald Trump, gagasan ini telah menjadi kenyataan. Trump ingin mencetak nama dalam sejarah AS, sebagai presiden pertama yang merealisasikan pasukan luar Angkasa.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Foto: REUTERS/Carlos Barria

Misi dan tujuan

Apa sih tujuan pembentukan pasukan ini?

Mungkin banyak di antara kita merasa penasaran. Apa maksud dan tujuan Trump membentuk pasukan ini? Donald Trump mengumumkan peluncuran Pasukan Luar Angkasa AS karena Trump ingin menjadi Presiden pertama AS yang merealisasikan Pasukan Luar Angkasa dalam sejarah manusia. Memang saat ini belum ada jawaban yang lebih jelas. Tetapi, dari laporan sebelumnya, tujuan pasukan antariksa bertugas menciptakan tenaga kerja, aset, dan dukungan teknis untuk operasi militer di luar angkasa. Seperti menangkap satelit militer mata-mata atau melindungi pesawat ruang angkasa dari serangan musuh atau alien, topik yang suka dimainkan Amerika.

Donald Trump ingin menjadi presiden pertama AS yang meluncurkan pasukan Antariksa dalam sejarah peradaban manusia

Just like grandma says, selain Amerika Serikat; China, dan Prancis juga telah memiliki perencanaan pasukan ke arah yang sama di antariksa. Ini berarti di masa depan, tempat perang mungkin tidak terbatas pada darat, laut, dan udara lagi, melainkan luar angkasa yang telah berkembang menjadi medan perang.