Hari Asyura: Hari Keajaiban, Kemenangan, dan Doa Para Nabi

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Ushuludin Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ridho Ardesan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 10 Asyura, umat Islam di seluruh dunia mengenang satu hari yang benar-benar istimewa, hari penuh keajaiban, kemenangan, dan pelajaran spiritual yang tak lekang oleh zaman. Asyura bukan sekadar tanggal di kalender, tapi saksi bisu berbagai peristiwa besar yang Allah takdirkan kepada para nabi dan umat terbaik-Nya. Yuk, kita telusuri bersama kisah dan amalan di balik hari Asyura.
Asyura: Hari Para Nabi Diselamatkan dan Musuh Dihancurkan
Banyak yang belum tahu, ternyata Asyura adalah momentum kemenangan Allah untuk para nabi dan hamba pilihan-Nya. Menurut Syekh Abdurrahman bin Ahmad bin Rajab al-Hambali dalam Lathaif al-Ma’arif (hal. 102), hari Asyura adalah hari Allah menerima taubat Nabi Adam, menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari Fir’aun, dan menenggelamkan Fir’aun beserta bala tentaranya. Di hari yang sama, Allah memberi wahyu kepada Nabi Musa.
Tak hanya itu, Kitab Al-Bidayah wa An-Nihayah karya Ibnu Katsir (Jilid 1, hlm. 107-109) juga menyebutkan beberapa peristiwa penting di hari Asyura :
- Nabi Adam diterima taubatnya setelah diturunkan ke bumi.
- Nabi Nuh dan kaumnya selamat dari banjir besar, kapalnya mendarat dengan selamat.
- Nabi Ibrahim selamat dari api Raja Namrud, api yang membara itu berubah menjadi dingin atas izin Allah.
- Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara Mesir setelah difitnah.
- Nabi Yunus keluar dari perut ikan besar setelah bertobat dengan doa yang masyhur.
- Nabi Ya’qub dipertemukan kembali dengan Nabi Yusuf setelah bertahun-tahun berpisah.
- Nabi Isa lahir dan diangkat ke langit menurut sebagian riwayat.
Semua peristiwa ini adalah momen kemenangan Allah atas musuh-musuh-Nya dan pertolongan luar biasa bagi para nabi.
Puasa Asyura: Amalan Ringan, Pahala Mengagumkan
Salah satu amalan paling dianjurkan di hari Asyura adalah puasa. Tahukah kamu, sebelum puasa Ramadhan diwajibkan, puasa Asyura adalah puasa yang pertama kali diwajibkan bagi umat Islam? Rasulullah SAW dan para sahabat sangat antusias menjalankan puasa ini, bahkan anak-anak pun diajak ikut serta.
Dalam hadits sahih, Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa setahun sebelumnya.”
(HR. Muslim, no 1162, Riyadhus Shalihin Jilid 4)
Bahkan, saking mulianya hari ini, Rasulullah SAW menamakan hari ini sebagai “Hari-nya Allah”. sebagaimana dalam Hadist nya :
Hari Asyura merupakan salah satu hari Allah SWT, maka barangsiapa yang ingin berpuasa, silakan berpuasa. Barangsiapa yang ingin meninggalkannya, silakan meninggalkannya
(HR. Muslim, dari hadits Ibnu Abbas)
Melapangkan Nafkah untuk Keluarga: Sedikit Lebih, Pahala Berlipat
Selain puasa, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk melapangkan nafkah kepada keluarga di hari Asyura. Dalam hadits disebutkan:
"Barang siapa yang melapangkan nafkah atas dirinya dan keluarganya di hari Asyura, maka Allah akan melapangkan rezekinya sepanjang tahun."
(HR. al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 3516)
Menurut Ibnu Arabi Al-Maliki, jika seseorang meluaskan nafkah di hari Asyura karena mencari ridha Allah, maka satu dirham akan dibalas Allah dengan sepuluh dirham
Amalan Lain di Hari Asyura: Boleh, Tapi Jangan Berlebihan
Banyak amalan baik yang bisa dilakukan di hari Asyura, seperti bersedekah, menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, dan memperbanyak silaturahmi. Namun, Habib Zain bin Smith mengingatkan, jika amalan-amalan itu diyakini sebagai anjuran khusus dari Rasulullah di hari Asyura, maka itu keliru karena sebagian besar dalilnya tidak sahih, Tapi jika diniatkan sebagai kebaikan umum, tentu sangat dianjurkan.
Asyura: Momen Refleksi dan Syukur
Asyura adalah hari Allah menolong para nabi, menerima taubat, dan menghancurkan musuh-musuh-Nya. Ia menjadi simbol kemenangan, harapan, dan pengingat untuk selalu bersyukur dan memperbaiki diri. Amalan-amalan di hari Asyura adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan, keberkahan, dan pahala luar biasa.
Jadi, jangan lewatkan hari Asyura! Jadikan ia momen spesial untuk berpuasa, berbagi kebahagiaan dengan keluarga, dan memperbanyak kebaikan. Siapa tahu, dari momen ini, Allah bukakan pintu kemenangan dan keberkahan dalam hidupmu sepanjang tahun.
