Konten dari Pengguna

Hari Kesaktian Pancasila sebagai Momentum Refleksi Indonesia di Masa Depan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ridho Harapanbunda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

source image : https://unsplash.com/photos/a-group-of-people-in-white-robes-LopyVUb8QjI
zoom-in-whitePerbesar
source image : https://unsplash.com/photos/a-group-of-people-in-white-robes-LopyVUb8QjI

Tepat pada hari Selasa, 1 Oktober 2024 diperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila. Setiap institusi, mulai dari lembaga pendidikan sampai dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing menyelenggarakan Upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada hari ini.

Dalam pidato peringatan Hari Kesaktian Pancasila semua pimpinan upacara bersorak sorai mengatakan kita harus bekerja, bertindak dalam pelayanan berpedomankan kepada nilai-nilai yang terkandung pancasila.

Pidato semacam itu terasa sangat absurd dan memalukan jika kita berefleksi terhadap keadaan negara dan pemerintahan kita saat ini, rasanya mereka para pimpinan upacara tersebut tidak tahu malu ketika mengatakan pesan-pesan moral yang terkandung dalam nilai-nilai pancasila akan tetapi dalam dimensi realitas mereka sama sekali tidak mencerminkan dan melaksanakan nilai-nilai luhur (GrundsNorm) tersebut.

Diferensiasi strata sosial masih menjadi topik hangat dalam pelayanan birokrasi negara kita, bagaimana timpangnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yakni mereka yang menggunakan BPJS akan dihadapkan dengan prosedural yang rumit dan panjang sedangkan masyarakat yang menggunakan pembiayaan umum akan didahulukan dalam hal prosedural ini.

Sungguh miris melihat hal tersebut, hanya satu unsur itu saja dari sekian banyak persoalan yang ada di negara dan pemerintahan kita sudah menjadi sayatan pedih bagi masyarakat, hal tersebut sudah barang tentu menjadi pelanggaran terhadap nilai-nilai pancasila pada sila ke 5 yakni "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia".

Semoga kedepan Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi dan dapat mengimplementasikan nilai-nilai pancasila sebagai Staatfundamentalnorm dan nilai-nilai luhur yang diambil dan dikristalisasi dari budaya dan norma yang hidup pada bangsa Indonesia (Grundsnorm) dapat diterapkan dalam segala lini kehidupan bernegara dan berbangsa.