Rahasia Di Balik Buah-Buahan: Apakah Benar Semua Buah Sehat?

Siswa SMA Citra Berkat Surabaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Riecia thedjakusuma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Karya: Riecia Thedjakusuma

Umumnya, mengkonsumsi buah-buahan menjadi pilihan terbaik untuk tubuh kita memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. World Health Organization (WHO) juga menyatakan bahwa sekitar 2,8% atau sebanyak 1,7 juta orang meninggal akibat jarang mengkonsumsi buah. Namun, apakah benar semua buah selalu memberikan dampak positif bagi tubuh kita?
Kebanyakan buah-buahan mengandung berbagai nutrisi dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa kandungan utama dalam buah-buahan antara lain:
Serat, yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan pencernaan.
Vitamin C, yang membantu meningkatkan sistem imun dan bertindak sebagai antioksidan tubuh.
Vitamin A, yang penting untuk menjaga kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan kulit.
Folat (vitamin B9), yang mendukung pembentukan sel darah merah dan materi genetik seperti DNA dan RNA.
Kalium, yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.
Mengonsumsi buah secara rutin dapat memenuhi berbagai kebutuhan tubuh sehari-hari dan melancarkan pencernaan. Jika kebutuhan tubuh terpenuhi dengan baik, ini dapat mencegah kita dari berbagai penyakit serta mempercepat proses penyembuhan saat sakit.
Namun, beberapa orang kurang menyadari kandungan gula yang ada dalam buah. Menurut Medical News Today, ada tiga jenis gula alami dalam buah, yaitu fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Ketiganya umumnya terdapat pada semua jenis buah, meskipun kadar gula ini bervariasi di setiap buah. Buah yang mengandung gula tertinggi antara lain adalah mangga, delima, jeruk, dan pir.
Di balik manfaat buah-buahan, konsumsi buah dalam jumlah berlebihan juga bisa berisiko bagi kesehatan meskipun gula yang terkandung adalah gula alami. Konsumsi buah yang berlebihan justru dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh kita. Menurut Griedhealth yang dikutip oleh Radio Republik Indonesia, berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi akibat konsumsi buah yang berlebihan:
Meningkatkan risiko diabetes tipe 2
Merusak lapisan email gigi
Gangguan pencernaan
Obesitas
Diare
Meningkatkan risiko reaksi alergi
potensi keracunan
Menurut dr. Sepriani yang dikutip oleh Klikdokter, agar memperoleh manfaat maksimal dari buah, disarankan untuk mengonsumsi dua hingga tiga porsi buah per hari, dengan variasi jenis buah. Batas konsumsi buah yang disarankan adalah sebanyak 50 gram atau sekitar 4 sendok makan gula per hari.
Kesimpulannya, buah memang mengandung berbagai nutrisi dan serat yang sangat bermanfaat bagi tubuh, termasuk meningkatkan sistem imun dan memberikan manfaat kesehatan lainnya. Namun, konsumsi buah yang berlebihan dapat menimbulkan efek negatif seperti peningkatan gula darah, kerusakan pada gigi, dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengonsumsi buah dengan bijak agar manfaatnya bisa diperoleh secara maksimal tanpa menimbulkan dampak buruk bagi tubuh.
Sumber Referensi:
Anastasia, T, 2019, “Inilah Batasan Makan Buah Sesuai Anjuran Medis” diakses pada 8 januari 2025.
https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/inilah-batasan-makan-buah-sesuai-anjuran-medis?srsltid=AfmBOopjcTS8wku-Ai_HmQy84g4WX-HCbGQsUl6zjkUabmcsp_MOE8Yv,
Klaten, S.T, 2023, “Berbagai Manfaat Buah-buahan” diakses pada 8 Januari 2025
https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2682/berbagai-manfaat-buah-buahan,
Wahyuni, S, 2024, “Dampak Buruk Makan Buah Berlebihan untuk Kesehatan” diakses pada 9 januari 2025
https://www.rri.co.id/kesehatan/673388/dampak-buruk-makan-buah-berlebihan-untuk-kesehatan#:~:text=Meskipun%20gula%20dalam%20buah%20adalah,masalah%20kesehatan%20lainnya%20terkait%20gula.&text=Buah%2Dbuahan%20mengandung%20asam%20yang%20bisa%20merusak%20lapisan%20email%20gigi.,
