Konten dari Pengguna

Manajemen Kinerja dalam Saluran Digital

Ahmad Yuarifo Lubis

Ahmad Yuarifo Lubis

Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ahmad Yuarifo Lubis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manajemen kinerja diartikan sebagai kegiatan untuk memastikan bahwasanya sasaran atau misi organisasi telah tercapai secara konsisten dalam penerapan strategi yang efektif dan efisien. Sehingga terciptanya lingkungan yang memungkinkan karyawan bekerja secara optimal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil kinerja, berdasarkan opini saya dikarenakan meningkatkan hasil untuk setiap aspek bisnis apapun, manajemen kinerja sangat penting, namun setiap organisasi atau perusahaan menerapkan sistem manajemen kinerja yang berbeda dan terkadang tidak sedikit menemui permasalahan dalam manajemen kinerja organisasi perusahaan.

Terdapat tiga komponen penting dari sistem pengukuran pemasaran Internet ketika mendekati manajemen kinerja. Ini adalah pertama dan terutama proses perbaikan, diikuti oleh kerangka pengukuran yang menetapkan rangkaian indikator kinerja utama pemasaran digital yang bersangkutan, dan akhirnya penilaian kesesuaian alat dan prosedur untuk mengumpulkan, mengevaluasi, mendistribusikan, dan menindak lanjut hasil.

Ilustrasi gambar menunjukkan produktivitas karyawan akan meningkat dengan manajemen kinerja yang baik. (Sumber: pixaby.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar menunjukkan produktivitas karyawan akan meningkat dengan manajemen kinerja yang baik. (Sumber: pixaby.com)

Ada tiga langkah dalam mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen kinerja yang baik antara lain:

  • Tahap membuat sistem manajemen kinerja.

Konsep ini diperkuat oleh manajemen kinerja untuk memasukkan proses analisis dan tindakan perubahan yang mempromosikan kinerja dan pengendalian bisnis. Strategi manajemen kinerja bisnis pemasaran digital sangat banyak. Ada tiga tahap kunci dalam pengukuran yaitu; tahap pertama adalah tahap penetapan tujuan, tahap kedua yakni pengukuran kinerja, melibatkan mengumpulkan data untuk menentukan berbagai metrik, tahap ketiga diagnosis kinerja, adalah analisis hasil untuk memahami alasan variansi dari tujuan dan pemilihan pemasaran.

  • Tahap menentukan kerangka kerja metrik kinerja.

Perkembangan dasbor manajemen atau kerangka kerja pengukuran yang menentukan kumpulan metrik tertentu untuk mengukur efektivitas pemasaran digital, konsep pengukuran yang sesuai akan dipenuhi kriteria berikut ini; disertakan metrik efektivitas tingkat makro yang menilai apakah tujuan strategis adalah dicapai dan menunjukkan sejauh mana pemasaran digital berkontribusi pada bisnis atau pendapatan kontribusi dan laba atas investasi. Kriteria ini mencakup berbagai tingkat pemasaran termasuk kontrol strategis, kontrol profitabilitas dan kontrol rencana tahunan.

  • Tahap alat dan teknik untuk mengumpulkan metrik dan meringkas perolehan.

Perusahaan harus memilih alat terbaik untuk mengumpulkan dan melaporkan metrik yang memenuhi kriteria termasuk pelaporan kinerja pemasaran yang akurat, alat untuk analisis dan visualisasi, dan integrasi dengan sistem informasi pemasaran lainnya. Teknik untuk mengumpulkan metrik termasuk pengumpulan data aktivitas pengunjung situs seperti yang disimpan dalam sistem analitis web dan dalam file log situs. Dengan diimplementasikan tiga tahap pembuatan dan penerapan sistem manajemen kinerja ini maka dipastikan manajemen kinerja pada organisasi perusahaan bisa berjalan secara optimal.