KKN FBD 57: Luncurkan Peta Wisata dan Serahkan Akun Media Sosial Wisata Desa

Mahasiswa Psikologi, Universitas Brawijaya
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Rika Aprilia Mauluddina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peluncuran Peta Wisata & Penyerahan Akun Media Sosial Wisata Desa Krisik
Kelompok 57 Kuliah Kerja Nyata (KKN) FISIP Bakti Desa Arcapada (FBD) 2026 Universitas Brawijaya resmi meluncurkaan Peta Wisata Desa Krisik sekaligus menyerahkan akun media sosial pengelolaan wisata kepada Perangkat Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Temu Apresiasi Desa sebagai bagian dari penutupan program KKN Kelompok 57 di Desa Krisik. Peluncuran peta wisata ditandai dengan penandatanganan oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL), Kepala Desa, dan penandaan Kelompok FBD57 sebagai simbol pengesahan dan penyerahan resmi kepada pihak desa.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Desa Krisik akan media informasi wisata yang lebih terarah serta pengelolaan promosi digital yang berkelanjutan. Peta wisata yang dikembangkan memuat sejumlah destinasi unggulan Desa Krisik, sehingga wisatawan dapat lebih mudah mengenali dan menjangkau lokasi-lokasi wisata yang tersedia, terdapat peta UMKM wilayah Desa Krisik yang bisa menjangkau para wisatawan. Sementara itu, akun media sosial yang telah dikelola mahasiswa selama masa KKN diserahkan sepenuhnya kepada perangkat desa agar promosi wisata desa dapat terus berjalan secara mandiri setelah program KKN berakhir.
Prosesi peluncuran berlangsung khidmat dan disaksikan oleh perangkat desa serta tamu undangan yang hadir dalam acara Temu Apresiasi Desa. Penandatanganan peta wisata dilakukan sebagai bentuk pengesahan bersama antara pihak kampus, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN, serta menandai berpindahnya tanggung jawab pengelolaan informasi wisata kepada Desa Krisik. Penyerahan akun media sosial turut dilengkapi dengan serah terima data dan panduan pengelolaan konten agar dapat dilanjutkan dengan mudah oleh pengurus Pokdarwis.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung digitalisasi dan penguatan promosi wisata Desa Krisik. Peluncuran peta wisata dan penyerahan media sosial dimaknai tidak hanya sebagai seremoni penutup KKN, tetapi juga sebagai upaya memastikan keberlanjutan hasil kerja mahasiswa dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap Desa Krisik dapat semakin dikenal luas dan berkembang sebagai destinasi wisata yang tertata secara digital.
Salah satu perwakilan Pokdarwis Desa Krisik menyampaikan tanggapan dan harapannya terkait peluncuran peta wisata serta penyerahan akun media sosial pengelolaan wisata Desa Krisik kepada pihak desa. Menurutnya, kedua hasil kerja mahasiswa tersebut akan sangat membantu pihak desa dalam mempromosikan potensi wisata desa secara lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi program peta wisata ini karena dapat membantu memperkenalkan destinasi dan potensi wisata Desa Krisik kepada masyarakat. Selain itu, pengaktifan kembali media sosial desa diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi sehingga potensi wisata Desa Krisik semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Zaki, Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Karang Taruna Desa Krisik, Rabu (29/7/2026).
Sementara itu, perwakilan Kelompok 57 KKN FISIP FBD 2026 Universitas Brawijaya menjelaskan bahwa peta wisata dan akun media sosial disusun sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung promosi wisata Desa Krisik secara digital. Ia berharap kedua hasil kerja tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara mandiri oleh Perangkat Desa setelah program KKN berakhir.
"Peta wisata dan akun media sosial ini kami rancang agar mudah dikelola oleh Pokdarwis ke depannya. Harapan kami, promosi wisata Desa Krisik dapat terus berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak wisatawan, sehingga potensi desa ini bisa semakin dikenal luas," ujar Rika, Wakil Koordinator Kelompok 57 KKN FISIP Bakti Desa (FBD) 2026 Universitas Brawijaya, Rabu (29/7/2026).
Melalui peluncuran peta wisata dan penyerahan akun media sosial, mahasiswa berharap Desa Krisik memiliki fondasi yang lebih kuat dalam mempromosikan potensi wisatanya secara digital. Peta wisata diharapkan menjadi panduan yang memudahkan wisatawan, sementara pengelolaan media sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi wisata desa ke khalayak yang lebih luas.
Peluncuran peta wisata dan penyerahan media sosial menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa KKN FBD 57 Universitas Brawijaya, DPL, pemerintah desa, dan Pokdarwis dalam mendukung pengembangan pariwisata Desa Krisik secara berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan wisata yang lebih profesional dan berbasis digital. Melalui kolaborasi ini, potensi wisata Desa Krisik diharapkan dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
