Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Lebaran Bijak di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
27 Maret 2025 3:56 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Rika Febby Rhamadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Lebaran merupakan waktu yang dinanti-nanti oleh banyak orang, sebuah momen untuk berkumpul dengan keluarga dan berbagi kebahagiaan. Namun, dengan ketidakpastian ekonomi yang masih melanda, belanja Lebaran bisa menjadi beban jika tidak dilakukan dengan bijak. Salah satu cara untuk menghadapinya adalah dengan menerapkan mindfulness atau kesadaran penuh dalam mengelola keuangan pribadi. Dengan pendekatan yang sadar dan bijaksana, kita bisa merayakan Lebaran tanpa merasa terbebani pengeluaran.
ADVERTISEMENT
1. Tentukan Prioritas Pengeluaran
Sebelum memutuskan untuk membeli barang-barang Lebaran, pertimbangkan kembali apakah itu benar-benar kebutuhan atau hanya sekadar keinginan. Misalnya, pakaian baru mungkin menjadi daya tarik, tetapi apakah itu akan memberikan manfaat jangka panjang atau hanya sekadar tren sementara? Fokuskan pengeluaran pada hal-hal yang benar-benar penting, seperti membeli makanan untuk berbuka puasa bersama keluarga atau memberi hadiah untuk orang yang membutuhkan.
2. Belanja dengan Bijak dan Sadar
Saat diskon besar-besaran muncul, godaan untuk membeli barang dengan harga miring seringkali sulit ditolak. Namun, penting untuk membeli barang yang memiliki nilai guna jangka panjang. Pilih barang yang tidak hanya fashionable, tetapi juga berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berbelanja secara mindful, kita bisa menghindari pembelian impulsif yang justru hanya akan menambah beban finansial.
ADVERTISEMENT
3. Menikmati Kebersamaan, Bukan Konsumsi
Lebaran bukan hanya soal barang baru atau konsumsi yang berlebihan, tetapi tentang kebersamaan dan berbagi kebahagiaan. Daripada menghabiskan uang untuk membeli barang yang tidak perlu, lebih baik alokasikan anggaran untuk momen kebersamaan bersama keluarga, berbagi dengan yang membutuhkan, atau membuat perayaan sederhana namun penuh makna. Pengalaman seperti ini jauh lebih berharga daripada sekadar barang.
4. Mengelola Keuangan dengan Mindfulness
Mindfulness dalam berbelanja bukan hanya soal memilih barang yang tepat, tetapi juga soal mengelola keuangan secara sadar. Tentukan anggaran yang realistis untuk berbagai pengeluaran selama Lebaran dan berusaha untuk tidak melampaui batas tersebut. Dengan merencanakan pengeluaran dengan hati-hati, kita bisa menghindari stres dan menikmati hari raya dengan tenang, tanpa merasa khawatir dengan tagihan yang menunggu setelahnya.
ADVERTISEMENT
5. Investasi dalam Kebahagiaan Jangka Panjang
Alih-alih menghabiskan uang untuk konsumsi sesaat, kita bisa mulai memikirkan investasi jangka panjang yang memberikan keuntungan lebih besar di masa depan. Misalnya, menabung untuk pendidikan anak, atau mulai berinvestasi dalam instrumen keuangan yang aman dan menguntungkan. Dengan berinvestasi, kita bisa memastikan masa depan yang lebih aman, sekaligus mengurangi kecemasan finansial.
Lebaran merupakan momen yang penuh kebahagiaan, dan seharusnya kita merayakannya dengan lebih mindful. Dengan mengelola keuangan secara bijak, kita dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang, tanpa terjebak dalam pengeluaran berlebihan. Ingat, kebahagiaan sejati datang dari kebersamaan dan rasa syukur, bukan dari barang-barang yang kita beli.
Jadi, sudah siap ber-lebaran dengan bijak?
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%