Ilkom UNAIR Apresiasi Karya Mahasiswa Lewat Pameran Foto Aksarasa

kumparan Buddies - Universitas Airlangga
Tulisan dari Rimaya Akhadiyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pameran fotografi bertajuk Aksarasa karya mahasiswa-mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga kembali hadir pada 11-13 Mei 2023 lalu. Acara ini merupakan ajang apresiasi untuk karya-karya terbaik peserta mata kuliah Dasar Fotografi. Terbuka untuk umum, Aksarasa dibuka dan diresmikan langsung oleh dosen-dosen yang mengajar di mata kuliah tersebut.
Tahun ini terdapat setidaknya 40 karya terbaik mahasiswa yang berhasil dikurasi dan akhirnya dipamerkan di Art Lab Lounge, Surabaya. Keempat puluh karya tersebut terkemas dalam tema “The Spellbinding Realm” yang dapat diartikan sebagai sifat misterius dan menakjubkan dari sebuah pencarian. Secara harfiah juga, Akasara berasal dari kata Aksara yang berarti “huruf” atau “tulisan”. Sementara Sa memiliki arti “esensi” atau “semangat”.
Mengutip dari informasi di bukletnya, makna Aksarasa menunjukkan bahwa pameran ini menghadirkan perjalanan melalui esensi dari penulisan dan komunikasi, yang dapat dianggap sebagai representasi dari ekspresi manusia dan pencarian arti. Sehingga, lewat tema tahun ini Aksarasa berharap dapat menjadi ajang eksplorasi manusia dalam melakukan perjalanannya dan menemukan keajaiban sekaligus misteri dari sebuah realitas.
Selain hanya menghadirkan sebuah pameran foto, setiap tahunnya Aksarasa juga memiliki rangkaian acara menarik yang dapat diikuti oleh kalangan masyarakat. Tahun ini, Aksara membawakan tiga mata acara berbeda, diantaranya:
Screening film lokal “Folksong” karya Wimardhana Herdanto yang merupakan seorang sutradara sekaligus dosen paruh waktu Departemen Komunikasi UNAIR. Acara screening film ini berlangsung di hari pertama dan sekaligus jadi pembuka Aksarasa tahun ini.
Workshop “Tell Stories with Photos” menghadirkan pemateri B. G. Fabiola Natasha, seorang professional photographer sekaligus visual artist. Workshop tersebut berlangsung di hari terakhir. Pengunjung yang tertarik untuk mengikuti mata acara ini dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,00.
Lomba fotografi dengan tema “People Daily”. Lima orang finalis yang lolos mendapatkan kesempatan untuk diundang di acara workshop. Karya mereka pun akan dikurasi langsung secara on the spot oleh tiga orang juri profesional, antara lain B. G. Fabiola Natasha, I Putu Surya, dan Moch. Rizky. Hasil penilaian itu kemudian melahirkan tiga orang pemenang yang juga diumumkan di hari terakhir menjelang penutupan rangkaian Asarasa.
Vindi Septa Tiara yang merupakan salah satu pengunjung pameran mengaku puas dengan acara yang ia hadiri pada Sabtu, 13 Mei 2023 tersebut. Bermula dari informasi yang didapatnya di media sosial, Vindi pun mengungkapkan alasannya tertarik mengikuti Aksarasa.
“Karena saya suka fotografi, namun mungkin perlu tambahan insight atau inspirasi baru ketika take foto,” ujarnya. Lewat Aksarasa, perempuan tersebut berharap dapat belajar hal-hal baru mengenai teknik fotografi, seperti angle hingga proporsi, supaya hasil jepretannya semakin maksimal.
Art Lab Lounge sendiri memiliki nuansa vintage yang dapat menghanyutkan pengunjung pameran dalam menikmati deretan foto karya mahasiswa Ilkom UNAIR. Terdapat sudut-sudut menarik yang didukung dengan menghadirkan properti-properti lawas, sehingga mendukung pengunjung yang ingin mengabadikan momennya di Aksarasa. Tidak ketinggalan, para penitia juga menyiapkan spot foto menarik agar pengunjung mendapat kepuasan saat menghadiri pameran foto tersebut.
Rupanya hal ini menjadi faktor yang cukup berkesan bagi Vindi. Ia merasa tenang sepanjang menikmati karya-karya mahasiswa. Nuansa vintage di sana juga menghadirkan pengalaman aesthetic yang menarik untuk diabadikan di kameranya. “Ada photobooth yang menarik, juga panitianya ramah-ramah ketika menyambut pengunjung,” imbuhnya.
Secara keseluruhan Vindi mengapresiasi karya-karya mahasiswa Ilkom UNAIR dan menghargai usaha mereka ketika mengambil objek. Ia pun ikut memberikan hak suaranya pada salah satu foto favoritnya.
