Konten dari Pengguna

Rekomendasi Buku untuk Skripsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Rimaya Akhadiyah

Rimaya Akhadiyah

kumparan Buddies - Universitas Airlangga

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rimaya Akhadiyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buku Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya karya Prof. Rachmah Ida. Foto: Dokumentasi Pribadi/Rimaya Akhadiyah
zoom-in-whitePerbesar
Buku Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya karya Prof. Rachmah Ida. Foto: Dokumentasi Pribadi/Rimaya Akhadiyah

Skripsi merupakan momok kehidupan bagi mahasiswa di penghujung studinya. Sebagai mahasiswa yang telah melewati drama manis-pahitnya mengerjakan skripsi selama satu semester terakhir, aku dapat pastikan tahap paling penting adalah ketika akan memulai mengerjakan skripsi. Jika kita memutuskan melangkah tanpa panduan apa pun, maka akan sulit mengerjakan dengan benar topik penelitian yang kalian minati.

Terkhusus untuk anak Ilmu Komunikasi, sebagai ilmu multidisiplin ada banyak hal menarik yang bisa kita gali sebagai topik penelitian. Bagi kalian dengan peminatan studi media, aku bisa sarankan buku karya salah satu dosenku, yaitu Prof. Rachmah Ida, yang berjudul “Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya”. Sebelum mengulas lebih dalam mengenai buku ini, ada baiknya kita mengenal lebih dulu identitas buku karya Guru Besar Studi Media pertama di Indonesia asal Universitas Airlangga ini.

Identitas Buku

Judul: Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya

Penulis: Prof. Rachmah Ida

Tahun terbit: 2014

Nama penerbit: Pranamedia Group

Jumlah halaman: 206 halaman

Harga buku: Rp 60.000,00 (harga Pulau Jawa)

Nomor ISBN: 978-602-1186-00-8

Pengantar Buku

Buku ini biasanya ditawarkan untuk mahasiswa Ilkom UNAIR yang mulai mengambil mata kuliah Riset Kajian Media dan Budaya di semester enam. Mata kuliah tersebut membahas serta mempraktikkan penelitian komunikasi yang mengimplementasikan pendekatan kualitatif dan fokus pada kajian media, bahasa, dan teks pada media. Adapun lingkup penelitian di dalam tradisi studi media dan budaya, di antaranya analisis tekstual, analisis visual (image-based research), film, video arts, analisis wacana atau discourse, dan etnografi penonton.

Tidak perlu khawatir apabila kalian masih belum mengetahui ingin mengambil penelitian seperti apa. Di dalam buku ini, penulis akan memperkenalkan kepada kita terlebih dahulu mengenai kajian media dan budaya itu sendiri. Mulai dari pengantar studi, konsep, hingga tradisi risetnya. Kemudian, secara berurutan kita juga akan dibimbing tentang area kajian komunikasi, media, dan budaya. Di dalam bab ini, kita dapat memilih sekiranya topik penelitian seperti apa yang menarik untuk dikerjakan.

Menariknya, penulis juga memberikan tips kepada pembaca cara mulai membuat proposal penelitian yang tepat. Tips tersebut diberikan berdasarkan dari pengalamannya berhadapan langsung dengan mahasiswa. Setelah itu, Prof. Rachmah Ida mulai menjelaskan berbagai metode penelitian yang umumnya dipakai di penelitian studi media dan kajian budaya. Metode-metode tersebut, di antaranya analisis tekstual, semiotik, media discourse, etnografi audiens, hingga gender dan seksualitas.

Penilaian Buku

Meskipun jumlah halaman di dalam buku ini tidak begitu banyak, namun penjelasan yang diberikan mampu melingkupi bagian-bagian terpenting yang perlu diketahui oleh pembaca untuk memulai penelitian. Mulai dari pengantar studi itu sendiri hingga menjelaskan berbagai metode penelitiannya. Semuanya lengkap ditulis dalam buku ini secara ringkas dan padat.

Gaya bahasa yang digunakan di dalam buku Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya ini begitu lugas, sehingga dapat dengan mudah dipahami. Walaupun mengutip dari banyak sumber luar negeri, penjelasan yang diberikan rupanya sama sekali tidak terkesan seperti terjemahan mentah. Tentu kelebihan ini akan sangat membantu mahasiswa dalam memahami referensi yang dikutip oleh Prof. Rachmah Ida.

Selain hanya menjelaskan berdasarkan sumber yang dikutipnya, penulis juga tidak lupa menuangkan pengalamannya selama mengajar di dalam bukunya tersebut. Dengan begitu, kita bisa melihat sudut pandang dosen dalam menilai apa saja problematika mahasiswa serta cara mengatasinya.

Kesimpulan

Walaupun isi di dalam buku ini begitu kompleks, namun penulis tetap berusaha menjelaskannya dengan bahasa yang mudah dipahami. Apabila kita merasa penjelasan yang diberikan terlalu singkat, kita bisa langsung mencari sumber referensi yang dikutip karena penulis juga mencantumkan daftar referensi di setiap akhir babnya. Sehingga, tidak perlu diragukan lagi bahwa buku Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya menjadi rekomendasi yang ideal bagi kalian yang ingin memulai skripsi atau penelitian di riset media dan budaya.