DPP Akan Beri Sanksi ke Yorrys Soal Pernyataannya Tentang Novanto

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Rapat Golkar di Hotel Sultan. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Golkar di Hotel Sultan. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menjelaskan inti pertemuan perwakilan DPD I dan II yang diadakan di Hotel Sultan malam ini. Salah satunya membahas tentang pernyataan Koordinator bidang Politik, Hukum dan HAM Partai Golkar, Yorrys Raweyai, yang dianggap menyinggung Ketua Umum Golkar, Setya Novanto.

"Jadi tadi memang di dalam pertemuan ada yang mempertanyakan pernyataan bang Yorrys. Kalau kita kembalikan kepada peraturan Golkar bahwa siapapun yang tidak mengenal siapa apapun posisinya, apabila melakukan langkah-langkah yang bertentangan dengan Peraturan Organisasi (PO) partai, maka tentu akan diberikan sanksi," ujar Idrus kepada wartawan usai pertemuan, Rabu (26/4).

Rapat DPP Golkar. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rapat DPP Golkar. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Sanksi tersebut, kata Idrus, akan diproses melalui koordinator bidang kepartaian, sebagaimana diatur dalam PO nomor 7 tentang sanksi dan kedisiplinan organisasi. Apabila ada kader Golkar termasuk pengurus yang nyata-nyata telah melanggar kedisiplinan organisasi, akan diproses oleh korbid kepartaian.

Baca juga: DPD Golkar Tegaskan Tak Ada Munaslub Untuk Goyang Novanto

"Kalau kita bicara sanksi itu mulai dari peringatan. Peringatan pertama, kedua, dan selanjutnya. Apabila belum berubah bisa sampai pada pemecatan. Prosesnya tergantung nanti, kita lihat. Kita beri peringatan, setelah itu berlanjut lagi, maka akan diambil satu keputusan yaitu pemecatan," jelas Idrus.

Rapat DPP Golkar. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rapat DPP Golkar. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

"Semua ini akan kita serahkan kepada korbid kepartaian untuk diproses," tutupnya.

Baca juga: Yorrys Tak Gentar Hadapi Loyalis Novanto soal Korupsi e-KTP