Empat Orang Tewas saat Kebakaran di Tebet, Pram Minta Damkar-OPD Bantu Pemakaman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi Terkini Rumah Terbakar di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Terkini Rumah Terbakar di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait membantu korban kebakaran di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, termasuk untuk pemakaman.

Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri peresmian operasional Rumah Sakit Toto Tentrem di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8).

Pramono mengatakan, dirinya telah menerima laporan langsung dari Damkar DKI Jakarta terkait kejadian tersebut. Dari empat korban tewas, tiga orang telah teridentifikasi, sementara satu lainnya masih dalam proses identifikasi.

“Memang betul ada 4 orang yang tewas. 3 orang sudah teridentifikasi, 1 orang belum,” kata Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan uji coba LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Dia menyebut dua korban merupakan lansia berusia sekitar 70 tahun, sementara satu korban lainnya berusia 40 tahun. Sementara itu, sumber kebakaran masih dalam proses pendalaman.

“Dua orang ini lansia, umur 70 tahun, kemudian ada yang 40 tahun, dan sekarang lagi dilakukan pendalaman terkait sumber kebakaran yang ada,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Pramono meminta Damkar dan OPD terkait memberikan bantuan sepenuhnya kepada korban dan keluarga.

“Dan tentunya saya sudah meminta kepada Dinas Damkar dan juga OPD terkait untuk memberikan bantuan sepenuhnya, termasuk pemakaman bagi 3 orang yang sudah teridentifikasi dan 1 yang belum teridentifikasi,” tutur Pramono.