Ibu Bocah yang Kesetrum di Senen: Anak Saya Dirundung-Dipalak Sebelum Dianiaya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu dari korban perundungan berinisial MWP, Vira (27) saat ditemui di kediamannya di Jalan Anyer, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ibu dari korban perundungan berinisial MWP, Vira (27) saat ditemui di kediamannya di Jalan Anyer, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Peristiwa perundungan (bullying) yang menimpa seorang anak berinisial MWP (6 ) di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (7/6) bukanlah yang pertama kali. Korban ternyata pernah dirundung oleh pelaku yang sama, yaitu R (18) dan L (13) dua pekan sebelum kejadian tersebut.

“Pernah (sebelumnya dirundung), sebelum kejadian ini anak saya pernah sendalnya diumpetin di pohon. Pelakunya juga sama,” kata Ibu korban, Vira (26) saat ditemui wartawan di Jalan Anyer, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Selain itu, Vira mengatakan anaknya juga dipalak sebelum perundungan terjadi. Hal itu diketahuinya dari anak lain di Taman Kramat Pulo dan tidak hanya terjadi kepada anaknya.

“Ini sih temennya, ‘dia abis ini, Bu dipalak minta uang sama temennya,’ gitu katanya sih. Nah sebelum W dipintain uangnya, sebelumnya ada lagi perempuan yang dipintain gitu, anak SD,” tutur Vira.

Vira menjelaskan, pemalakan itu sering terjadi kepada anaknya. Hal itu diketahui dari keterangan anaknya yang harus memberikan sejumlah uang agar bisa bermain di taman tersebut.

“‘Iya kalau aku nggak dikasih uang aku nggak ditemenin sama mereka’ gitu,” ujar Vira yang mengutip pernyataan anaknya.

Berdasarkan keterangan anaknya, Vira mengatakan uang tersebut sebagai setoran kepada pelaku. Uang itupun kemudian digunakan oleh pelaku untuk membeli jajan dirinya sendiri.

“Setoran uang ke mereka, setoran iya gitu. ‘Emang Dede aja?’, ‘Enggak sih, anak perempuan juga waktu itu’. ‘Itu uangnya buat apa,Dek?’, ‘Buat dia jajan-jajan’ katanya,” tutur Vira.