Kapolda DIY Komitmen Berantas Pungli: Ganggu Ekosistem Wisata

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo usai bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan Pemda DIY, Rabu (14/10/2026). Foto: Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo usai bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan Pemda DIY, Rabu (14/10/2026). Foto: Panji/kumparan

Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo berkomitmen memberantas pungutan liar (pungli) di Yogyakarta. Menurutnya, pungli mengganggu ekosistem wisata.

"Wajib (diberantas pungli) itu kan karena itu bagian yang mengganggu ekosistem kan, membuat takut, akhirnya bisa membuat negatif kan.

Dan ini menjadi PR kita tentunya. Konsep saya, kita gotong-royong bersama-sama, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama kan," kata Langgeng usai bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan Pemda DIY, Rabu (14/10).

Langgeng mengatakan, seluruh wilayah di DIY harus dijaga agar tetap kondusif, pihaknya mendukung wisata di DIY semakin meningkat.

"Jadi, ekosistem yang mengganggu wisata, ini menjadi langkah yang harus dipecahkan. Misalkan masalah harkamtibmas, masalah kamtibmas, masalah mungkin hal-hal lain ya, yang enggak nyaman termasuk kebersihan segala macam, ya kami dari kepolisian mendukung bagaimana supaya wisata di DIY semakin berkembang semakin yang sekarang sudah bagus semakin bagus," tegasnya.

Ilustrasi pungutan liar. Foto: Shutterstock

Dalam pertemuan dengan Paku Alam tadi, Langgeng mengatakan yang pertama dirinya bersilaturahmi dengan Paku Alam. Selain itu, dia juga memohon arahan dan informasi tentang situasi di wilayah DIY.

"Tentunya bahwa kami dari kepolisian akan terus menguatkan yaitu dalam wujudkan kamtibmas yang kondusif, kemudian mendukung semua program-program pemerintahan daerah dan juga pemerintahan pusat tentunya, dan juga dalam pelayanan juga harus prima," katanya.

Informasi ini akan Langgeng cermati dan dijadikan peta untuk modal ke depan dalam melangkah.

"Dan dalam hal ini juga sinkron dengan spirit Bapak Kapolri, yaitu polisi bersama masyarakat. Praktik di sini sudah berjalan, yaitu bagaimana identitas kita menjadi kekuatan kita di sini sangat terjaga, dan ini menjadi modal sosial yang menurut saya saya syukuri," pungkasnya.