Novanto Sebut Ahok Adalah Pemimpin yang Harus Dicontoh

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ahok tiba di JIEXPO Kemayoran (Foto: Nadia Riso/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok tiba di JIEXPO Kemayoran (Foto: Nadia Riso/kumparan)

Calon Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menghadiri acara Suntikan Semangat dan Pelatihan Saksi Golkar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (2/4).

Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Ahok terlebih dahulu tiba di JIEXPO Kemayoran pada pukul 15.00 WIB. Ahok yang mengenakan baju kotak-kotak berwarna kuning langsung dituntun masuk ke ruang VIP. Demikian juga Setnov yang tiba sekitar 2 menit setelah Ahok yang langsung dituntun masuk ke ruang VIP.

Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Ahok dan Setnov kemudian naik ke lantai 6 menuju ruang 9 dan ruang 16 tempat dilaksanakannya pelatihan saksi. Di dalam, para saksi menyambut meriah kehadiran Ahok dengan meneriakkan nomor dua sebagai bentuk dukungan mereka kepada pasangan Ahok-Djarot.

"Pak Ahok, Pak Ketum, saya yakinkan bahwa tidak ada satupun saksi Golkar yang penyusup. Apalagi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat," seru instruktur pelatihan.

Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

"Sekali nomor 2 tetap nomor 2. Tidak ada takut. Siapapun yang ganggu di TPS jangan takut," serunya lagi.

Acara pelatihan ini diselenggarakan untuk mempersiapkan saksi-saksi di TPS pada pemilihan yang akan berlangsung 19 April yang akan datang. Lewat pelatihan ini, Setnov berharap agar semua saksi telah menghayati semua materi yang telah disampaikan oleh instruktur.

Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

"Saksi kita persiapkan sampai tanggal 19 dan diharapkan saksi-saksi ini telah menghayati semua. Saksi ini akan terus bekerja seperti yang pertama. Nggak boleh satupun yang nggak hadir," tutur Setnov di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (2/4).

Dirinya juga berterima kasih kepada Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi, yang telah mengumpulkan dan menyiapkan saksi-saksi.

Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

"Saya berterima kasih dengan Pak Fayakhun yang sudah menyiapkan saksi-saksi ini sampai detik-detik terakhir. Dan mudah-mudahan ini jadi kekuatan bersama bagi partai-partai koalisi lainnya," katanya.

Baca juga: Ahok Temui Novanto Bahas Penggalangan Pemilih Muslim

Lebih lanjut, Setnov optimis pasangan Ahok-Djarot dapat memenangkan pemilihan yang akan berlangsung tanggal 19 April yang akan datang.

Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok dan Setnov di acara pelatihan saksi TPS (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

"Sekarang kita sudah lihat, Djarot dan Basuki ini sudah terus sosialisasi dan terus juga ke tempat-tempat dan dari kemarin kita ke pengajian-pengajian, ke tempat ulama-ulama dan juga para habib," ujar Setnov.

"Ini menunjukkan niat saudara Ahok yang begitu tulus kepada agama Islam. Dan beliau juga memberikan (solusi) masalah-masalah yang sangat besar dan sangat arti, dan inilah pemimpin yang harus kita contoh saat ini," tutupnya.

Pelatihan saksi ini diikuti oleh 4 partai pendukung Ahok-Djarot, yaitu Golkar, PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, dan juga para relawan. Pelatihan ini berlangsung sejak 25 Maret yang lalu sampai 3 April, besok. Ada 60 trainer yang merupakan expert KPU dan expert Panwaslu.