Polres Jaksel Selidiki Temuan Airgun dan Senjata Api di Ruang Yayasan Sekolah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi senjata api Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi senjata api Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki temuan sejumlah senjata yang terdiri dari airgun dan beberapa jenis senjata api di salah satu ruangan sebuah yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo membenarkan pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait penemuan tersebut.

"Bahwa benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima Laporan dari masyarakat terkait temuan senjata (terdiri dari airgun dan senjata api) yang tersimpan di salah satu ruangan di Yayasan Sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang selanjutnya dibuat dalam bentuk Laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026," kata Joko dalam keterangan yang diterima, Kamis (6/8).

Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo saat memberikan keterangan pers mengenai rumah milik anggota BPK RI, Haerul Saleh yang terbakar, Jumat (8/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Joko menjelaskan, sebelum menerima laporan dari masyarakat tersebut, Polres Metro Jakarta Selatan lebih dahulu membuat Laporan Polisi Model A sesaat setelah peristiwa penemuan senjata itu diketahui.

"Bahwa sebelum adanya Laporan Polisi dimaksud, Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi model A yang dibuat sesaat setelah ditemukanya kejadian dimaksud," ujarnya.

Saat ini, kata Joko, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah senjata yang ditemukan, kepemilikan senjata, maupun dugaan tindak pidana yang terkait dengan kasus tersebut.

"Terhadap perkara saat ini pada tahap penyelidikan," tutupnya.