Pramono Targetkan Jalan Arteri Kelapa Gading Sepanjang 1,8 Km Rampung 2027

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau proses pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau proses pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung, Jakarta Utara dan Jakarta Timur, rampung pada 2027.

Jalan yang dinamai Arteri Kelapa Gading itu memiliki panjang 1,8 kilometer dan diharapkan dapat mengurangi kemacetan, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan yang menghubungkan wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat.

Pramono menyampaikan, target tersebut saat meninjau pembangunan jalan bersama Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, Jumat (9/10).

“Panjang jalan ini 1,8 km dan mudah-mudahan paling lama saya udah minta kepada Pak Wondo, paling lama di tahun 2027 sudah harus selesai,” kata Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau proses pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Pramono menjelaskan, pembangunan jalan tersebut telah direncanakan sejak 2006 dan mulai dieksekusi pada 2009. Namun, proyek itu mengalami berbagai kendala sehingga belum sepenuhnya rampung.

"Sejak saya menjabat menjadi gubernur saya sudah sampaikan kepada Pak Kepala Dinas Bina Marga, tempat-tempat yang belum selesai yang memberikan manfaat banyak bagi perkembangan kota, terutama transportasi, harus kita prioritaskan, kita selesaikan, termasuk jalan ini," ujarnya.

Menurut Pramono, keberadaan jalan tembus tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau proses pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

“Nah, kalau melihat jalan ini yang kita namakan Arteri Kelapa Gading, ini akan memecah transportasi yang luar biasa terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan jalan tersebut sebenarnya sudah mulai difungsikan secara terbatas. Kendaraan dari arah barat yang hendak menuju utara sudah dapat melintas melalui bagian jalan yang telah selesai dibangun.

“Jadi kendaraan dari arah barat yang akan menuju ke utara itu sebenarnya sudah bisa. Walaupun jalannya belum jadi, tapi kami memanfaatkan jalan yang sudah selesai utara-selatan kita manfaatkan menjadi dua arah,” kata Suwondo.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau proses pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Ia menjelaskan, jalan tersebut belum berfungsi sepenuhnya sesuai dengan perencanaan. Pemanfaatan secara penuh ditargetkan pada 2027.

“Namun untuk secara fungsi secara 100 persen sesuai dengan perencanaan, itu di tahun depan,” tutupnya.