Satgas Cartenz: Pesawat yang Dibakar di Papua Pesawat Penginjil Jenis Pilatus

Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap pesawat yang terbakar di Lapangan Terbang Balinggama, Papua Pegunungan, merupakan pesawat penginjil yang membawa misi kemanusian.
Diketahui pesawat tersebut melayani rute Wamena-Balinggama-Wamena.
Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan pesawat tersebut membawa tujuh penumpang dan satu pilot warga negara Amerika Serikat.
“Penumpangnya sejumlah 7 orang dari manifest penumpang yang kita dapat dari maskapai tersebut. Satu dipiloti oleh warga negara US ya, warga negara Amerika pilotnya. Rutenya Wamena-Balingga, Balingga kembali ke Wamena. Itu rute penerbangannya,” kata Yusuf kepada wartawan, Kamis (2/7).
“Masyarakat sendirilah bisa menilai bagaimana jika sarana transportasi satu-satunya yang ada di lokasi tersebut bawa misi kemanusiaan, misi agama, misi penginjil sampai dibakar,” tambahnya
Yusuf juga mengungkap jenis pesawat yang digunakan dalam penerbangan perintis tersebut.
“Jenis pesawat Pilatus,” ujarnya.
Menurut Yusuf, informasi awal mengenai insiden itu didapat dari rekaman udara yang diambil pilot maskapai lain yang melintas di sekitar lokasi. Dalam video tersebut terlihat pesawat dalam kondisi terbakar di ujung landasan.
Ia mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian kondisi korban maupun penumpang yang berada di dalam pesawat karena akses komunikasi ke lokasi sangat terbatas.
“Belum bisa dipastikan karena kita sendiri belum bisa kontak dengan orang ataupun masyarakat yang ada di lokasi tersebut terkait dengan jauhnya jarak, tidak ada sarana komunikasi yang bisa tembus ke sana,” kata dia.
Yusuf menegaskan Balingga merupakan wilayah dengan medan sulit yang hanya dapat dijangkau menggunakan pesawat perintis.
Sebelumnya diberitakan, pesawat perintis milik milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY berangkat dari Bandara Wamena pada Kamis (2/7) pukul 06.30 WIT dan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT. Setelah mendarat, komunikasi dari pos area lapangan terbang dilaporkan terputus.
Pilot pesawat WN AS Nicholas F. Goselin, dilaporkan meninggal dunia. Otoritas masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
