Siswa Sekolah Islam Swasta di Bekasi Diduga Dibully, Ortu Lapor Polisi

Polisi menyelidiki dugaan perundungan (bullying) terhadap seorang siswa sekolah Islam swasta di Rawalumbu, Bekasi Timur. Laporan Polisi (LP) terkait kasus tersebut dibuat oleh orang tua siswa pada Senin (21/9).
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana laporan itu telah diterima dan ditangani Sat Res PPA dan PPO Polrestro Bekasi Kota.
"Sudah ada LP-nya. Kita menunggu hasil visum dan pemeriksaan saksi," kata Putu kepada kumparan, Kamis (24/9).
Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3433/IX/2026/Restro Bks Kota/Polda Metro Jaya, tertanggal 21 September 2026.
Kasat PPA Polres Metro Bekasi Kota Kompol Rosdiana membenarkan laporan tersebut. Dia mengatakan orang tua siswa menjadi pihak yang melapor.
"Siap sudah ada LP-nya. Ditangani Sat Res PPA dan PPO Polrestro Bekasi Kota. Yang melapor orang tua ya," ujar Rosdiana.
Dugaan kekerasan ini sebelumnya disampaikan orang tua siswa melalui unggahan di media sosial. Dalam unggahan tersebut, orang tua menyebut anaknya diduga dipukul oleh teman sekelasnya pada Kamis (17/9).
Menurut unggahan tersebut, dugaan kejadian berlangsung di lingkungan asrama sekolah. Orang tua menyebut anaknya mengalami pecah pembuluh darah pada mata, benjol pada kepala, serta memar pada bagian dada dan kemudian menjalani perawatan di rumah sakit.
Orang tua siswa juga menyebut telah dilakukan mediasi pada Senin (21/9) yang melibatkan pihak sekolah dan siswa yang disebut sebagai pelaku. Menurutnya, mediasi tersebut belum menemukan titik terang.
Polisi masih menunggu hasil visum dan memeriksa saksi untuk mendalami dugaan kekerasan tersebut.
