Tampang ‘Rayap Besi’ yang Beraksi di Kampung Melayu usai Ditangkap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CAT (28) 'Rayap Besi' yang ditangkap usai mencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
CAT (28) 'Rayap Besi' yang ditangkap usai mencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto: Dok. Istimewa

Polisi menangkap seorang ‘Rayap Besi’ pelaku pencurian pagar besi taman di bawah Flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Pelaku berinisial CAT, laki-laki berusia 28 tahun.

Dalam foto yang diterima kumparan, pelaku terlihat menggunakan pakaian berwarna hitam dengan rambut agak ikal saat ditangkap.

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan penangkapan itu.

“Sudah diamankan satu orang,” kata Samsono kepada wartawan, Rabu (8/7).

Sementara itu, polisi juga masih memburu kemungkinan pelaku lain dalam kasus ini.

“Yang lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya.

Kondisi pagar yang digondol maling di dekat terminal Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Kasus ini ramai usai pagar besi taman yang membentang di bawah Flyover Kampung Melayu hilang diduga dicuri oleh komplotan ‘rayap besi’. Pantauan kumparan di lokasi pada Selasa (7/7), hampir seluruh pagar besi telah raib. Hilangnya pagar itu juga menyebabkan kerusakan pada dinding beton yang sebelumnya menjadi penyangga pagar.

Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara Teguh Nurdin Amali mengatakan aksi pencurian itu sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.

“Sebulan setelah Lebaran ya sudah ada, akhir April, awal Mei lah,” ujarnya.

Sementara itu, saksi mata yang juga mengunggah video kondisi pagar di media sosial, Ijoel, menyebut pelaku tidak mengambil seluruh pagar sekaligus. Menurut dia, pencurian dilakukan secara bertahap.

“Kalau untuk maling pagar besi nya sudah berjalan 3 hari, jadi mereka gak langsung semua nya diambil,” ujar Ijoel saat dikonfirmasi kumparan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya juga merespons kasus tersebut. Ia memastikan Pemprov DKI akan berkoordinasi untuk mencari pelaku, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab.