Truk Trailer Pembawa Peti Kemas Kecelakaan, Nyaris Jatuh dari Jalan Layang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah Truk Mengalami Kecelakaan hingga Peti Kemas Nyaris Jatuh dari Jalan Layang Tol di Jakarta Utara, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Polda Metro Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah Truk Mengalami Kecelakaan hingga Peti Kemas Nyaris Jatuh dari Jalan Layang Tol di Jakarta Utara, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Polda Metro Jaya

Truk trailer pembawa peti kemas mengalami kecelakaan di Tol Wiyoto Wiyono KM 21.200 B arah Pluit menuju Ancol, Jakarta Utara, Kamis (3/9) pagi. Posisi trailer dalam kecelakaan tersebut nyaris terperosok dari jalan layang.

Berdasarkan laporan Sat PJR Polda Metro Jaya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.40 WIB. Truk trailer bernopol B-9001-BOK tersebut melaju dari arah Pluit menuju Priok.

Setibanya di lokasi, trailer yang berada di lajur satu mengurangi kecepatan. Kendaraan yang berada di belakangnya diduga tidak dapat menjaga jarak hingga menabrak trailer tersebut.

Benturan membuat muatan peti kemas pada trailer melintang. Posisi kendaraan yang berada di jalan layang juga membuat trailer tampak nyaris jatuh dari sisi jalan.

Dalam kecelakaan ini, pengemudi trailer bernama Madrosid mengalami luka pada tangan kanannya. Tidak ada kerugian material yang dilaporkan.

"KR kedua tidak bisa jaga jarak sehingga menabrak trailer yang di depannya menyebabkan muatan peti kemasnya melintang," demikian keterangan dalam laporan Sat PJR Polda Metro Jaya yang diterima kumparan.

Sebuah Truk Mengalami Kecelakaan hingga Peti Kemas Nyaris Jatuh dari Jalan Layang Tol di Jakarta Utara, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Polda Metro Jaya

Petugas PJR bersama pengelola tol langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan mengatur arus lalu lintas. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap identitas pengemudi dan kendaraan serta olah TKP.

Trailer dan kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi ke tempat aman. Penanganan kasus selanjutnya diserahkan kepada Unit Laka Lantas Jakarta Utara.

Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi kendaraan kedua tidak menjaga jarak dan kurang berhati-hati.