Update BMKG 28 Agustus: 8.794 Gempa Susulan Guncang NTT

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Update gempa bumi Flores NTT M7,7 hingga 28 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB. Foto: Dok. BMKG
zoom-in-whitePerbesar
Update gempa bumi Flores NTT M7,7 hingga 28 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB. Foto: Dok. BMKG

BMKG mencatat hingga Jumat (28/8) pukul 05.00 WIB, sebanyak 8.794 gempa bumi susulan setelah gempa bumi 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) lalu.

“Total gempa bumi susulan yaitu 8.794 (kali),” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan yang diterima kumparan, Jumat (28/8).

Gempa susulan terbesar yang tercatat mencapai 6,2 magnitudo, sedangkan magnitudo terkecil yakni 2,2 magnitudo.

Wijayanto mengatakan aktivitas gempa susulan mulai menunjukkan pola penurunan. Namun, dalam 24 jam terakhir sempat terjadi sedikit kenaikan aktivitas.

“Aktivitas gempa susulan mulai nampak pola penurunan meskipun 24 jam terakhir sempat mengalami sedikit kenaikan,” ujarnya.

Dalam periode 24 jam terakhir, BMKG mencatat 6 kejadian gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Dan diperkirakan masih akan berlangsung.

“Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu,” kata Wijayanto.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembaruan aktivitas gempa susulan akan diperbarui oleh BMKG setiap pukul 05.00 WIB dan 17.00 WIB melalui kanal media sosial resminya.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8). Berdasarkan catatan BMKG, gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB.

Pusat gempa berada di koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT atau sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.

BMKG sempat mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.