Usai Taksi Listrik Tertabrak KRL di Karet, KAI Gencarkan Edukasi Keselamatan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan sejumlah langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang JPL 1 Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Hal ini disampaikan setelah kejadian taksi listrik tertemper KRL di lokasi tersebut pada Senin (24/8) malam.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, sosialisasi dan edukasi keselamatan telah beberapa kali dilakukan di perlintasan tersebut. Kegiatan itu dilakukan KAI bersama komunitas masyarakat peduli keselamatan, termasuk komunitas RailFans.
“KAI bersama komunitas masyarakat peduli keselamatan di perlintasan salah satunya komunitas RailFans beberapa kali melakukan sosialisasi dan edukasi keselamatan di perlintasan sebidang, diantaranya di JPL no 1 Karet, Tanah abang,” kata Franoto melalui pesan tertulis yang diterima, Selasa (25/8).
Franoto mengatakan langkah preventif tersebut akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat saat melintasi perlintasan sebidang.
“Kita akan terus melakukan langkah sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang,” sambungnya.
Dia berharap sosialisasi yang dilakukan dapat membuat masyarakat dan pengguna jalan lebih memahami serta mematuhi aturan keselamatan ketika melintas.
“Dengan harapan masyarakat dan pengguna jalan sadar, paham dan patuh terhadap aturan-aturan dan berperilaku safety ketika akan melintas di perlintasan sebidang,” kata Franoto.
Gunakan Poster Imbauan di Perlintasan Kereta
Melalui dokumentasi yang diperoleh Bagian Humas KAI, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 1 Karet dilakukan dengan para peserta berdiri di sekitar perlintasan sambil membawa sejumlah poster berisi imbauan kepada pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan sinyal kereta api.
Sejumlah pesan keselamatan juga disampaikan melalui poster, di antaranya imbauan bahwa kereta api tidak dapat melakukan pengereman mendadak sehingga pengguna jalan perlu memperhatikan rambu dan sinyal sebelum melintas.
Sebelumnya, sebuah taksi listrik tertemper KRL 5744B relasi Angke-Manggarai di perlintasan sebidang JPL 1 Karet pada Senin (24/8) sekitar pukul 20.44 WIB. Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan sejumlah Commuter Line.
