Wapres JK Ingin Jamu Indonesia Mendunia

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla membuka pameran, 'Indonesia Natural Product (INPE) EXPO 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jum'at (12/5).
Acara yang bertajuk 'Indonesian Culture Heritage of Health and Beauty for the World' ini dihelat dari tanggal 11-14 Mei 2017 dan dikemas dalam bentuk pameran yang diikuti oleh perusahaan berbasis bahan herbal/alam baik obat tradisional, pangan dan kosmetik.
Dalam sambutannya Kalla terut mendukung langkah Badan POM untuk memperkenalkan jamu sebagai produk herbal kepada masyarakat dunia. Menurutnya, gambaran tentang jamu yang identik dengan minuman kalangan masyarakat menengah ke bawah, dan perlu diubah dan ditingkatkan untuk dapat lebih dikenal.

"Imagenya perlu ditingkatkan. (Ini) masih dianggap sesuatu yang dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah, belum banyak dikenal," kata JK di sambutan INPE 2017, Jumat (12/5).
JK kemudian memberi contoh beberapa negara yang telah berhasil memperkenalkan produk herbal seperti Tiongkok dan Korea yang terkenal dengan ginsengnya yang mendunia.
"Korea menjadikan ginseng itu, segala macam produk. Apakah itu minuman, pengobatan langsung, ataupun segala macam seperti itu. Produk-produk itu telah menjadikan perekonomian Korea mudah. (Selain itu), China (juga) produk herbalnya juga sangat baik," imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya tak menampik hal ini membutuhkan dukungan yang baik. Riset, basis teknologi pemasaran dan penerimaan masyarakat juga dibutuhkan jika Indonesia ingin produk herbalnya mendunia.
"Hal itu menjadi salah satu upaya bersama, dan Mudah-mudahan ini dapat behasil," pungkasnya.
Baca juga: JK Targetkan Indonesia di Peringkat 8 atau 9 di Asian Games
