Implementasi Program Kerja KKN PPM ITERA Kelompok 130 di Desa Gaya Baru II

Mahasiswa di Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
ยทwaktu baca 4 menit
Tulisan dari Ripaldy Lumbantoruan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
KKN ITERA Kelompok 130 Dorong Digitalisasi Desa dan Pengelolaan Lingkungan di Desa Gaya Baru II
Sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, Kelompok KKN PPM 130 ITERA melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Gaya Baru II, Kecamatan Seputih Surabaya dengan tujuan memajukan desa melalui pengembangan sistem informasi desa dan penerapan teknologi tepat guna di bidang lingkungan. Program kerja yang dijalankan dilandasi oleh permasalahan yang ada di desa, khususnya terkait keterbatasan akses informasi desa yang terstruktur serta permasalahan lingkungan berupa genangan air akibat rendahnya daya resap tanah.

Mahasiswa KKN PPM ITERA Kelompok 130 melaksanakan dua program kerja utama, yaitu SIPRODES (Sistem Informasi Profil Desa) dan Penerapan Teknologi Biopori, serta beberapa program kerja tambahan yang mendukung keberlanjutan kegiatan pengabdian.
Program kerja utama pertama adalah SIPRODES (Sistem Informasi Profil Desa). Program ini bertujuan untuk menyediakan sebuah website desa yang aktif, dapat diakses oleh publik, serta memuat informasi dasar desa secara lengkap dan terstruktur. Website SIPRODES memuat profil desa, data umum, informasi perangkat desa, serta konten pendukung lainnya yang dapat diperbarui secara mandiri oleh pihak desa. Selain informasi tersebut, SIPRODES juga dilengkapi dengan program kerja tambahan berupa penyajian peta desa, yaitu peta kemiringan lahan, peta drainase, dan peta administrasi desa, yang bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi wilayah Desa Gaya Baru II secara spasial. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menghilangkan potensi penyalahgunaan konten pada alamat website desa dengan pengelolaan yang lebih tertata dan terkontrol.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan perangkat desa untuk mengumpulkan data dan menentukan kebutuhan informasi yang akan ditampilkan pada website. Program SIPRODES dilaksanakan pada rentang waktu 7 Januari 2026 hingga 1 Februari 2026, dimulai dari tahap perencanaan, pengumpulan data, perancangan website, hingga pengisian konten. Setelah seluruh tahapan selesai, website SIPRODES diserahkan kepada perangkat desa beserta akses admin. Melalui program ini diharapkan perangkat desa dapat mengelola informasi desa secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga transparansi dan akses informasi bagi masyarakat dapat meningkat.
Program kerja utama kedua adalah Penerapan Teknologi Biopori yang dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2026. Program ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengurangi genangan air serta meningkatkan daya resap tanah melalui pembuatan lubang resapan biopori. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pengertian, manfaat, dan cara kerja teknologi biopori, dilanjutkan dengan praktik pembuatan lubang resapan biopori secara langsung di dua tempat yang pertama di posko KKN PPM Kelompok 130 yang bertempatan di rumah kepala kampung dan yang kedua di balai desa Gaya Baru II. Lubang resapan biopori dibuat dengan metode sederhana dan memanfaatkan alat yang mudah dijumpai, seperti pipa paralon, sehingga masyarakat dapat menerapkannya secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Selain itu, biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai media penguraian sampah organik rumah tangga yang ramah lingkungan.
Sebagai bentuk pengembangan dari program kerja biopori, mahasiswa KKN PPM ITERA Kelompok 130 juga membuat video penjelasan dan tutorial pembuatan lubang resapan biopori. Video tersebut diunggah ke media sosial dengan tujuan memperluas jangkauan informasi dan memberikan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, tidak hanya di Desa Gaya Baru II tetapi juga masyarakat luas.
Selain dua program kerja utama tersebut, mahasiswa KKN PPM ITERA Kelompok 130 juga melaksanakan beberapa program kerja tambahan yang mendukung kegiatan utama, seperti sosialisasi pentingnya asuransi dalam menghadapi risiko kehidupan masyarakat desa, sosialisasi pengenalan asal-usul bahan bakar bensin bagi anak sekolah menengah atas, penguatan identitas Kelompok Wanita Tani dengan pembuatan gapura, pengenalan jenis-jenis sampah ke Anak TK, sosialisasi anti Bullying ke Anak SD, serta membuat desain Logo UMKM. Program-program tambahan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga serta mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan KKN yang telah dilaksanakan, mahasiswa KKN PPM ITERA Kelompok 130 berharap program SIPRODES dan penerapan teknologi biopori dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Gaya Baru II. Diharapkan program-program tersebut dapat terus dikembangkan dan dilanjutkan oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi desa serta menjaga kelestarian lingkungan.
