Konten dari Pengguna

Satu Anak Satu Buku, Cara KKM UNIBA 41 Menumbuhkan Minat Baca

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Riris Miladul Idaini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak-anak Desa Tambiluk menerima buku dalam kegiatan “Satu Anak Satu Buku” yang digelar KKM UNIBA Kelompok 41. Foto: Dok. KKM UNIBA Kelompok 41
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak Desa Tambiluk menerima buku dalam kegiatan “Satu Anak Satu Buku” yang digelar KKM UNIBA Kelompok 41. Foto: Dok. KKM UNIBA Kelompok 41

Kebiasaan membaca pada anak dapat dibangun melalui akses terhadap buku serta kegiatan literasi yang menarik dan berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga terus mendorong perluasan akses terhadap buku bacaan bermutu sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan meningkatkan minat baca anak.

Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 41 Desa Tambiluk menghadirkan kegiatan “Satu Anak Satu Buku” pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Mengenalkan Buku Lewat “Satu Anak Satu Buku”

Kegiatan tersebut ditujukan kepada anak-anak yang sebelumnya mengikuti program Rumah Bimbingan Belajar yang diselenggarakan oleh KKM UNIBA Kelompok 41.

Melalui program ini, setiap anak mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 sekolah dasar mendapatkan satu buku bacaan.

Pemberian buku kepada anak-anak dalam kegiatan literasi KKM UNIBA Kelompok 41. Foto: Dok. KKM UNIBA Kelompok 41

Pemberian buku tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk memiliki bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan di rumah.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dalam membangun budaya baca anak. Perpusnas menyebutkan bahwa budaya baca tidak cukup hanya didukung dengan penyediaan buku, tetapi juga membutuhkan ruang belajar yang nyaman, kegiatan kreatif, dan kolaborasi berbagai pihak agar literasi dapat tumbuh sejak dini.

Literasi Tidak Hanya Tentang Membaca Buku

Kegiatan literasi yang dilakukan KKM UNIBA Kelompok 41 tidak berhenti pada pembagian buku. Anak-anak juga diajak mengikuti kegiatan Cinema Rohani Islam dengan menonton kisah para nabi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran yang dikemas secara lebih menyenangkan. Anak-anak dapat memperoleh pesan moral dan nilai-nilai positif melalui cerita yang mereka saksikan bersama.

Dengan kegiatan yang bervariasi, literasi diharapkan tidak hanya dipahami sebagai aktivitas membaca, tetapi juga sebagai proses belajar, memahami informasi, mengambil pesan, dan mengembangkan karakter anak.

Dari Lomba hingga Pemberian Apresiasi

Selain kegiatan literasi dan Cinema Rohani Islam, KKM UNIBA Kelompok 41 juga memberikan penghargaan kepada anak-anak yang mengikuti perlombaan dalam rangkaian program Rumah Bimbingan Belajar.

Penghargaan diberikan kepada peserta lomba mewarnai untuk jenjang PAUD dan kelas 1–3 SD serta lomba kuis atau cerdas cermat untuk kelas 4–6 SD.

Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas partisipasi dan semangat anak-anak selama mengikuti kegiatan. Selain itu, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi anak untuk menunjukkan kreativitas dan pengetahuan yang telah mereka dapatkan selama program berlangsung.

Menjadi Momen Perpisahan dengan Anak-Anak Desa Tambiluk

Kegiatan “Satu Anak Satu Buku” sekaligus menjadi salah satu momen kebersamaan KKM UNIBA Kelompok 41 bersama anak-anak Desa Tambiluk sebelum berakhirnya rangkaian program Rumah Bimbingan Belajar.

Riris Miladul Idaini, Siti Sukmawati, Riska Hermawati dan Alvira Putri sebagai Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 selaku anggota Bidang Pendidikan, Keagamaan dan Penguatan karakter masyarakat, berharap buku yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh anak-anak setelah kegiatan berakhir.

Harapan mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41, buku tersebut sebaiknya tidak hanya menjadi hadiah, tetapi dapat digunakan sebagai bahan bacaan di rumah.

Kegiatan “Satu Anak Satu Buku” menjadi salah satu upaya sederhana KKM UNIBA Kelompok 41 dalam menghadirkan kegiatan literasi bagi anak-anak Desa Tambiluk. Melalui pemberian buku, kegiatan edukatif, dan apresiasi, program ini diharapkan dapat meninggalkan kebiasaan positif yang tetap dilanjutkan oleh anak-anak setelah KKM selesai.