Konten dari Pengguna

Merayakan Perjuangan dan Aksi Nyata: Selamat Hari Perempuan Internasional 2025

Riska Andini Supriyadiputri

Riska Andini Supriyadiputri

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Aktivis Perempuan Bidang Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Riska Andini Supriyadiputri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wall of Hope untuk Seluruh Perempuan di Indonesia. Sumber : Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Wall of Hope untuk Seluruh Perempuan di Indonesia. Sumber : Dokumentasi Pribadi

For ALL Women and Girls: Rights. Equality. Empowerment.

Seruan kesetaraan gender masih terus dilakukan, setiap tahun pada tanggal 8 Maret dikenal sebagai Hari Perempuan Internasional (International Women's Day/"IWD"). IWD bukan hanya sekedar perayaan, melainkan perlawanan. Peringatan ini dijadikan sebagai momentum untuk mengingatkan bahwa perjuangan menuju kesetaraan masih panjang.

Tema Hari Perempuan Internasional Tahun 2025

Seruan UN Women mengenai tema Hari Perempuan Internasional tahun 2025 "For ALL Women and Girls: Rights. Equality. Empowerment." atau "Untuk SEMUA perempuan dan anak perempuan: Hak. Kesetaraan. Pemberdayaan." dimaksud dapat mewujudkan hak, kekuasaan, dan kesempatan yang sama bagi semua orang dan masa depan feminis di mana tidak seorang pun tertinggal. Dengan terus memberdayakan generasi berikutnya, khususnya perempuan muda dan gadis remaja sebagai katalisator perubahan yang langgeng.

Perayaan pada tahun ini adalah momen penting karena menandai peringatan 30 tahun Deklarasi dan Platform Aksi Beijing. Dilansir melalui UN Women, peringatan 30 tahun Deklarasi dan Platform Aksi Beijing juga terjadi di tengah meningkatnya ketidakamanan dan krisis yang makin parah, menurunnya kepercayaan terhadap demokrasi dan menyusutnya ruang sipil. Lebih mengkhawatirkan lagi terdapat peningkatan sebesar 50 persen dalam satu dekade.

Dibawah tema UN Women, terdapat seruan untuk mengambil tindakan dalam tiga bidang utama:

  1. Memajukan Hak-Hak Perempuan dan Anak Perempuan : Perjuangan tanpa henti demi tercapainya hak asasi manusia sepenuhnya bagi perempuan dan anak perempuan, dengan menentang segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi.

  2. Mempromosikan Kesetaraan Gender: Atasi hambatan sistemik dengan meningkatkan representasi perempuan, hancurkan patriarki, ubah ketidakadilan yang mengakar, dan angkat suara perempuan dan anak perempuan yang terpinggirkan, termasuk kaum muda, untuk memastikan inklusivitas dan pemberdayaan.

  3. Dorong Pemberdayaan: Tetapkan kembali struktur kekuasaan dengan memastikan akses inklusif terhadap pendidikan, pekerjaan, kepemimpinan, dan ruang pengambilan keputusan. Prioritaskan kesempatan bagi perempuan dan anak perempuan muda untuk memimpin dan berinovasi.

Ketiga bidang utama diatas jelas memerlukan langkah cepat dan konkret ("Accelerate Action" atau "Percepat Aksi") untuk mengatasi berbagai hambatan yang menghalangi kesetaraan gender di seluruh dunia.

Aksi Nyata untuk Kesetaraan Gender

Kesetaraan gender bukan hanya tentang memberikan hak yang sama kepada perempuan, tetapi juga tentang menciptakan dunia yang lebih adil dan inklusif bagi semua orang.

Berikut beberapa kontribusi yang dapat dilakukan untuk mempercepat perjalanan menuju kesetaraan gender :

  1. Menentang Stereotip Gender: Memutus rantai stereotip dalam masyarakat yang dapat merugikan perempuan dan anak perempuan.

  2. Melawan Diskriminasi: Mengadvokasi kebijakan yang melindungi seluruh perempuan dari diskriminasi dalam semua sektor bidang.

  3. Mendukung Organisasi Perempuan: Memberikan dukungan kepada organisasi yang berjuang untuk menyuarakan hak-hak perempuan.

  4. Merayakan Pencapaian Perempuan: Mengakui dan mengapresiasi kontribusi perempuan di berbagai bidang.

  5. Menyebarkan Kesadaran: Berbicara tentang pentingnya kesetaraan gender dan memberdayakan orang lain untuk melakukan hal yang sama menjadi poin penting mempercepat tercapainya kesetaraan gender