Konten dari Pengguna

Fakta Pasar Tradisional Lenteng Agung Ramai Pembeli, Benarkah?

Risma Kholiq

Risma Kholiq

Mahasiswa Jurnalistik semester 4 Politeknik Negeri Jakarta.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Risma Kholiq tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasar jaya lenteng agung. (foto: Risma Kholiq)
zoom-in-whitePerbesar
Pasar jaya lenteng agung. (foto: Risma Kholiq)

Pasar tradisional adalah tempat bertemunya pembeli dengan pedagang secara langsung dan melakukan transaksi jual beli dengan adanya tawar-menawar atas kesepakatan bersama.

Terdapat banyak pasar tradisional di Indonesia, salah satunya di daerah Jakarta Selatan yang terkenal adalah Pasar Jaya Lenteng Agung.

Pasar ini berlokasi di Jalan Raya Jagakarsa No.3, RT.3/RW.1, Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630.

Pasar Jaya Lenteng Agung sudah ada sejak lama, namun tidak diketahui pasti kapan didirikannya. Maka dari itu, bangunan ini pernah mengalami perbaikan atau renovasi menjadi gedung baru agar terlihat tidak usang, rapi, dan tertata.

Tampak dalam pasar jaya lenteng agung. (foto: Risma Kholiq)

Setelah melakukan renovasi, bangunannya memiliki dua tingkat. Di lantai satu terdapat para pedagang yang menjual beranekaragam sayuran, kue basah, bahan pokok, bumbu dapur, sembako dan toko plastik. Sedangkan di lantai dua menjajakan macam-macam pakaian, perhiasan, peralatan sekolah, kerudung, tas, peralatan rumah tangga, kecantikan, dan lain sebagainya.

Pasar Jaya Lenteng Agung memiliki lahan parkir yang cukup luas dengan mengitari gedungnya. Selain itu, juga disediakan area pembuangan sampah untuk para pedagangnya agar tidak menumpuk disembarang tempat.

Bagi Anda yang ingin berbelanja di Pasar Jaya Lenteng Agung, dapat datang setiap harinya mulai dari pagi hingga sore waktu asar.

Pada hari Sabtu dan Minggu pagi pasar ini sangatlah ramai, dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Bahkan banyak pedagang sayuran yang berjualan di luar area gedung atau di pinggir jalan. Ditambah dengan angkot yang suka parkir/ngetem sembarangan untuk menunggu penumpang sehingga menyebabkan jalan sepanjang area pasar mengalami kemacetan.

Jadi, jika Anda ingin berbelanja sayuran di pasar ini, harus dari pagi. Sebab sayuran yang dijual masih fresh dan segar. Tapi, tantangannya adalah ramai dengan pembeli lainnya dan macet banyak kendaraan.

Meskipun Lenteng Agung termasuk pasar tradisional, tapi tidak menghalangi pembeli untuk berbelanja melakukan transaksi di sana. Sebab yang dicari adalah kelengkapan isi dan kualitas barang yang dijual, bukan tempatnya yang kuno atau modern.