Konten dari Pengguna

Mengenal Biola Lebih Jauh

Risma Perdana Izzati

Risma Perdana Izzati

Mahasiswi Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Risma Perdana Izzati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Skylark Violin oleh Risma Perdana Izzati (15/07/21)
zoom-in-whitePerbesar
Skylark Violin oleh Risma Perdana Izzati (15/07/21)

Kamu memiliki minat yang kuat untuk bermain biola, namun tidak memiliki insight apa pun mengenai alat musik yang satu ini?

Kamu tidak perlu khawatir dan berpikir terlalu panjang. Terus menerus menunda hingga berujung kamu tidak akan pernah memulai pengalaman barumu dengan alat musik ini. Kamu tidak akan pernah benar-benar dapat memahami sesuatu sebelum kamu memulainya.

Lagu Bitter Sweet Symphony milik The Verve menjadi titik balik di mana aku mulai menyadari bahwa sepertinya aku memiliki minat yang cukup besar terhadap biola. Sejak saat itu, aku lantas kerapkali mencari informasi mengenai biola dan berselancar di situs berbasis video sharing untuk menyaksikan permainan alat musik biola.

Dilansir dari beberapa artikel, aku mendapati bahwa biola rupanya adalah alat musik yang paling sulit dimainkan dan dipelajari. Biola konsisten berada di posisi pertama atau kedua, bergantian dengan alat musik French Horn. Menyadari fakta ini, aku sempat ragu untuk memulai.

Namun setelah semakin banyak menggali informasi mengenai biola, semakin besar pula hasrat yang tumbuh dan mendorongku untuk segera memulai. Dalam sebuah artikel lainnya, dikatakan bahwa usia berapa pun tidak menghalangi seseorang untuk dapat bermain biola dimulai dari beginner hingga sampai di tahap expert sekalipun.

Komponen terpenting dari biola

Biola memiliki 12 bagian yang dapat diidentifikasi dengan mudah di seluruh bagiannya. Bagian-bagian tersebut meliputi scroll, pegs, nut, string, fingerboard, neck, bridge, tailpiece, fine tuner, body, F hole, chinrest dan soundpost. Banyak sekali bukan? Namun kali ini aku tidak akan membahas bagian-bagian tersebut, melainkan komponen terpenting yang harus kamu tahu sebelum bermain biola.

  1. Bow (Alat penggesek), komponen terpenting yang paling utama adalah bow atau alat penggesek. Bow dibuat dari sebatang kayu yang kemudian dipasangi ratusan helai rambut biola. Rambut biola ini biasanya terbuat dari serat sintetis atau rambut ekor kuda.

  2. Rosin (Damar), merupakan komponen yang tidak kalah pentingnya. Rosin pada umumnya berukuran 5x3 cm, berwarna bening dan hampir terlihat seperti sabun. Rosin berfungsi untuk menghasilkan bunyi pada biola. Kamu cukup menggesekkan rosin ke rambut biola selama beberapa kali. Hal ini berperan untuk mengurangi panas yang terjadi akibat gesekan pada senar.

  3. Shoulderest, komponen yang terakhir ini memiliki fungsi untuk menunjang kenyamanan kamu saat bermain biola. Dengan dipasangkannya komponen ini pada bagian belakang biola, maka biola kamu tidak akan merosot dari posisi awal dan posisi ternyamanmu saat memainkannya.

Selain tiga komponen penting yang telah aku sebutkan di atas, aku juga akan memberikan tips sederhana untuk merawat biolamu. Yang paling utama adalah menghindari tempat penyimpanan yang lembab. Sebab jika terlalu lama kamu biarkan, biola kamu akan rentan ditumbuhi oleh jamur.

Lalu tips sederhana yang terakhir adalah rajin menggesekkan rosin pada rambut biola sebelum mulai bermain dan selalu mengendurkan rambut biola pada bow setelah selesai bermain. Dengan begitu, rambut-rambut biola pada bow biolamu akan tetap awet dan tidak rentan putus.