Bernafas di Ujung Debu

Kepala SMA Rex Mundi Manado
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Rita Manuel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di ujung debu aku bernafas,
tersengal oleh waktu yang tak pernah jeda,
langkahku rapuh di jalan fana,
mencari-Mu di sela lupa dan dosa.
Ya Bapa,
di antara riuh dunia yang menipu,
aku sering tersesat pada bayang semu,
menggenggam hampa, menyebutnya bahagia,
lalu jatuh tanpa arah.
Debu-debu ini menjadi saksi,
betapa aku kecil di hadapan-Mu,
segala sombong luruh perlahan,
tersapu angin penyesalan.
Di ujung lelah aku bersujud,
membasuh luka dengan doa yang lirih,
memanggil nama-Mu yang Maha dekat,
meski hatiku sering menjauh.
Jika nafas ini adalah titipan,
jangan biarkan ia habis sia-sia,
bimbing aku pulang, ya Allah,
sebelum waktu menutup semua pintu.
Di ujung debu aku belajar,
bahwa dunia hanyalah persinggahan,
dan Engkau…
adalah tujuan yang tak pernah salah.
