Mandi Malam Menyebabkan Rematik, Mitos atau Fakta?

Rizki Pandawa Putra Mahasiswa S1 Keperawatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Tulisan dari Rizki Pandawa Putra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah anda pernah mendengar kalimat ini “Mengguyur badan di malam hari dapat menyebabkan Rematik”? Selama ini kalimat tersebut memang sudah melekat pada kalangan masyarakat terutama golongan orang tua karena telah diturunkan dari leluhurnya. Mungkin Anda bertanya-tanya sebenarnya kalimat tersebut mitos atau fakta. Selama ini kalimat tersebut sering diucapkan oleh orang tua kita, kalimat mitos yang menyebutkan jika mengguyur badan di malam hari dapat menyebabkan Rematik.
Mungkin kalimat “Nak jangan mengguyur badan saat malam hari , nanti rematik!” sudah tidak asing lagi di telinga kita. Biasanya orang tua akan mengucapkan kalimat itu ketika kita sehabis pulang main hingga langit beranjak gelap, baik main sepak bola maupun mainan yang lain. Pasalnya orang tua selalu mengingatkan kepada kita seperti itu tatkala hari sudah beranjak gelap. Biasanya orang-orang dengan aktivitas yang padat seperti pekerja dan mahasiswa sering sekali mengguyur badan saat malam hari. Lalu, bagaimana sudut pandang segi ilmu Kesehatan memandang terkait isu mengguyur badan malam yang dapat menyebabkan rematik? Berikut penjelasannya.
Sebelum membahas tentang mengguyur badan di malam hari yang dapat menyebabkan rematik, pertama kita bahas dulu apa itu rematik, dan apa yang menyebabkan rematik. Perlu kita pahami teman-teman rematik itu sebenarnya adalah suatu kondisi peradangan pada sendi, yang disebabkan oleh pengapuran sendi, sehingga menyebabkan adanya rasa nyeri dan keterbatasan dalam bergerak. Lalu apa ya gejala biasanya? Baik gejala yang biasanya yang timbul pada rematik itu biasanya adalah nyeri pada sendi, kaku saat bergerak dan biasanya terdapat lebam kemerahan di area sendi, ingat itu ya teman-teman! Rematik juga tidak diketahui pasti apa penyebabnya karena sejatinya rematik adalah penyakit gangguan Autoimun.
Beberapa faktor risiko yang dapat menimbulkan rematik adalah usia, jenis kelamin, pola makan, aktivitas dan genetik. Tidak ada disebutkan bahwa mengguyur bada di malam hari adalah suatu hal yang menyebabkan rematik, sebenarnya mengguyur badan di malam hari tidak menyebabkan rematik melainkan air dan udara dingin lah yang memicu persendian mengalami nyeri. Beberapa pakar kesehatan pun lebih menyarankan mengguyur badan dengan menggunakan air hangat. Sebaiknya hindari mengguyur badan di malam hari ketika suhu udara sedang sangat dingin, suhu air yang dingin. Khusus bagi masyarakat yang hidup didekat gunung, puncak, dan tempat-tempat berudara dingin sebaiknya hindari mengguyur badan ketika malam hari. Jadi, mengguyur badan di malam hari boleh boleh saja asalkan suhu udaranya terkontrol dan menggunakan air hangat.
Berdasarkan pemaparan tadi, dapat diambil kesimpulan bahwa rematik itu tidak disebabkan oleh mengguyur badan pada malam hari. Namun faktanya yang menyebabkan rematik adalah karena air dan udara yang cukup dingin, karena air dan udara yang dingin dapat memicu nyeri pada sendi. Namun mengguyur badan di malam hari tetap tidak dianjurkan karena berbagai macam alasan kesehatan, cukup baik jika menggunakan air hangatMemang terkadang orang tua kita menginginkan kita mengguyur badan tidak pada malam hari karena berbagai alasan Kesehatan lain. Tugas kita sekarang adalah memberi tahu mana yang benar dan mana juga yang salah, agar kekeliruan tersebut dapat hilang. Jadi, mengguyur badan saat malam menyebabkan rematik hanyalah ucapan tradisi saja yang belum hilang pada kalangan masyarakat. Setelah itu tidak ada lagi ucapan "jangan mengguyur badan saat malam hari, nanti terkena rematik".
