Brantas Covid-19 dari kota Purbalingga

hallo nama saya Rizky Armi Agustin, biasa di panggil kiki, saya mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Ahmad Dahlan
Tulisan dari Rizky Armi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Rizky Armi Agustin (1800030264/F), mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Ahmad Dahlan
Virus corona merupakan salah satu virus yang sangatlah menyebalkan untuk semua orang, kenapa bisa menyebalkan?, kalian taukan gara-gara pandemic ini kita tuh nggak bisa berpergian kaya ketemu teman-temen, keluarga eet dan tentu doi wkwk… Di Masa pandemi ini berbagai daerah pasti telah memberikan aturan kepada masyarakat sebaik mungkin, tujuannya agar masyarakat terhindar dari penyakit COVID-19. Nah kebetulan saya tinggal di daerah yang benar-benar sangatlah baik dalam menangani pandemi COVID-19, kota yang saya tinggali saat ini adalah kota Purbalingga.
Penangan di daerah tempat tinggal saya sangatlah baik, dari pihak Pemda telah melakukan sosialisasi secara menyeluruh hingga ke desa-desa, banyak masyarakat yang mematuhi berbagai aturan protokol yang telah disosialisasikan. Kegiatan yang telah dilakukan pemda dalam menangani seperti memberikan sosialisasi berupa edukasi contohnya cuci tangan dengan baik dan benar, memberitahu untuk tidak melakukan kegiatan yang akhirnya menjadi tempat kerumunan, jika memang benar-benar ada keperluan mendesak untuk pergi keluar rumah tetap melakukan jaga jarak dan selalu menggunakan masker.
Selain memberikan sosialisasi, Pemda juga melakukan penertiban loh kepada masyarakat, seperti Satpol PP melakukan patroli untuk merazia ke masyarakat yang sedang diluar tidak menggunakan masker, nah apabila ada yang tertangkap tidak menggunakan masker ada hukumannya yaitu, dibawa ke BUPER (bumi perkemahan) selama 1X24 jam disana, tujuannya agar masyarakat tetap patuh mengikuti aturan sesuai protokol yang ditetapkan dan masyarakat tahu pentingnya menggunakan masker ditengah pandemi seperti ini. Tidak hanya itu saja pemda juga memberikan gratis masker kepada masyarakat dan telah menetapkan aturan untuk setiap jam 22.00 WIB toko-toko sudah harus tutup dan tidak ada yang bepergian.
Dengan adanya aturan dan penertiban dari daerah, saya bersyukur yang terkena penyakit virus corona ini semakin menurun, melihat dari update kasus covid yang diunggah oleh Bupati Purbalingga pada hari Rabu (17/6) total pasien sembuh 46 orang, 12 orang yang dirawat, dan terdapat catatan dari Bupati, bahwa sejak tanggal 6 juni 2020 ini tidak ada penambahan pasien positif. Bupati Purbalingga juga mengajak untuk semua warga Purbalingga untuk ikut ambil bagian dengan mencegah penyebaran covid. Caranya, dengan mengikuti anjuran anjuran pemerintah untuk selalu memakai masker jika keluar rumah, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, lakukan jaga jarak fisik ketika bertemu orang banyak. Untuk sementara tidak usah salaman dulu yaa. Ora salaman tetep seduluran.
Dari informasi pada diatas, kita bisa membuat beberapa hal menjadi produktif dirumah loh yaitu;
pertama, jika kalian gemar sekali berolahraga kalian tentu saja bisa melakukan beberapa cara untuk berolahraga dirumah, seperti melakukan yoga maupun aerobik dirumah dengan melihat youtube.
kedua jika kalian memiliki kegemaran memasak bisa dong asah skill kalian dan kalian bisa menjual hasil masakkan, tidak hanya itu kalian juga bisa menambah penghasilan seru kan!! tentu dong.. jadi kalian tidak mudah bosan disaat pandemi seperti ini apalagi bisa mendapatkan uang.
yang ketiga, kalian bisa berjualan online loh dengan melalui beberapa website yang ternama, apa lagi sekarang zaman dimana semua orang menggunakan alat digital, yang memudahkan bisnis kalian pastinya lancar terus dong..!!
Nah segitu dulu cerita penanganan pandemi di daerahku dan beberapa cara agar kalian tetap produktif, semoga bermanfaat dan salam ngapak!!
