Konten dari Pengguna

Apa Itu Fixed Mindset? Ini Penjelasannya

Rizky Ega Pratama

Rizky Ega Pratama

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fixed Mindset. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fixed Mindset. Foto: Shutter Stock

Dalam dunia psikologi, pola pikir seseorang memengaruhi cara mereka menghadapi tantangan dan kegagalan. Salah satu konsep yang sering dibahas adalah fixed mindset atau pola pikir tetap, yang banyak berpengaruh pada pembelajaran dan perkembangan diri.

Daftar isi

Pengertian Fixed Mindset

Merujuk buku Mindset: The New Psychology of Success susunan Carol S. Dweck, fixed mindset adalah keyakinan bahwa bakat, kecerdasan, atau kapasitas dasar seseorang bersifat tetap dan tidak dapat dikembangkan. Orang dengan pola pikir ini cenderung menghindari tantangan dan takut gagal.

Fixed mindset berbeda dengan growth mindset. Growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan bisa tumbuh dengan usaha, belajar, atau pengalaman baru. Sementara fixed mindset cenderung membuat orang merasa sudah “mentok” dengan potensi yang dimiliki sejak lahir.

Asal-usul Konsep Fixed Mindset

Konsep fixed mindset tidak muncul begitu saja, melainkan dari serangkaian riset di bidang psikologi pendidikan dan perkembangan. Istilah ini sudah diteliti sejak tahun 1970–1990-an, namun menjadi populer secara luas pada awal 2000-an lewat penelitian Carol S. Dweck.

Dweck melakukan serangkaian studi yang membuktikan anak dengan fixed mindset lebih mudah menyerah saat gagal. Temuannya kemudian mengubah cara sekolah dan perusahaan memahami cara mendidik serta melatih individu.

Ciri-ciri Seseorang dengan Fixed Mindset

Seseorang dengan fixed mindset biasanya menunjukkan pola pikir dan perilaku yang mudah dikenali dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pola Pikir dan Keyakinan Orang dengan Fixed Mindset

  • Suka membandingkan diri secara negatif dengan orang lain

  • Mudah frustrasi saat menghadapi rintangan

  • Sering menghindari hal-hal baru yang belum pernah dicoba

  • Menyalahkan faktor luar saat gagal

2. Contoh Perilaku Orang dengan Fixed Mindset

Contoh nyata misalnya seorang pelajar yang menganggap dirinya “tidak berbakat matematika” lalu menyerah begitu saja tanpa mencoba belajar lebih giat. Di lingkungan kerja, ada juga orang yang merasa dirinya tidak bisa belajar skill baru karena umur.

Dampak Fixed Mindset terhadap Kehidupan

Pola pikir tetap memengaruhi berbagai aspek, mulai dari pendidikan hingga karier.

1. Pengaruh Fixed Mindset pada Prestasi Akademis

Pelajar dengan fixed mindset cenderung tak mampu meningkatkan nilai mata pelajaran karena mereka takut membuat kesalahan. Mereka menjadi kurang percaya diri dan tidak berani mencoba cara baru.

2. Pengaruh pada Pengembangan Diri dan Karier

Selain akademis, fixed mindset juga membuat seseorang lebih sulit berkembang dalam dunia kerja. Mereka cenderung menolak feedback, tidak suka beradaptasi, dan mudah kehilangan semangat saat gagal.

Cara Mengatasi Fixed Mindset

Berpindah dari fixed mindset menuju growth mindset membutuhkan proses, tapi bisa dilakukan melalui langkah-langkah sederhana.

1. Langkah Awal Mengubah Pola Pikir

Setiap orang bisa mulai mengenali fixed mindset yang sering muncul. Misalnya dengan bertanya pada diri sendiri, apakah saya sudah menyerah sebelum mencoba? Kesadaran ini penting untuk perubahan selanjutnya.

2. Cara Mengubah Pola Pikir ke Growth Mindset

  • Akui bahwa kemampuan selalu bisa ditingkatkan lewat belajar.

  • Jadikan kegagalan sebagai kesempatan untuk tumbuh, bukan alasan menyerah.

  • Santai saja jika menemukan kesulitan baru, anggap itu pengalaman belajar.

  • Aktif mencari feedback dari orang lain agar tahu apa yang perlu diperbaiki.

  • Biasakan membuat target kecil agar kemajuan terasa dan motivasi tetap terjaga.