Konten dari Pengguna

Hewan Entok, Unggas Air yang Mudah Dikenali

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi entok. Foto: I Made Rai Yasa/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi entok. Foto: I Made Rai Yasa/Shutterstock

Entok sering terlihat di halaman rumah, pinggir sawah, atau kandang terbuka di pedesaan. Unggas ini tampak mirip bebek, tetapi bentuk tubuh, suara, dan perilakunya punya ciri sendiri. Dalam biologi, entok dikenal sebagai Muscovy duck dengan nama ilmiah Cairina moschata.

Daftar isi

Mengenal Hewan Entok Lebih Dekat

Hewan entok adalah unggas air domestik yang masih berkerabat dengan kelompok itik. Meski begitu, entok punya tampilan yang mudah dibedakan dari bebek petelur yang sering digembalakan di sawah. Gerakannya juga cenderung lebih tenang, sehingga sering dipelihara di halaman rumah.

Ciri Fisik Entok Dewasa

Entok dewasa biasanya memiliki tubuh besar, leher pendek, paruh lebar, dan kaki berselaput untuk berjalan di tempat basah. Ciri yang paling mencolok ada pada kulit merah berbintil di sekitar wajah, terutama pada entok jantan.

Menurut Dave Holderread dalam buku Storey’s Guide to Raising Ducks, Muscovy duck memiliki tonjolan kulit wajah yang disebut caruncles dan termasuk itik yang mampu bertengger lebih baik dibanding banyak itik domestik lain.

Beda Entok dengan Bebek Biasa

Bebek domestik yang umum dipelihara banyak berasal dari keturunan mallard, sedangkan entok berasal dari jenis Muscovy duck. Perbedaannya terlihat dari tubuh entok yang lebih kekar, suara yang tidak seramai bebek, dan wajah merah berbintil pada individu dewasa.

Menurut Peter Cherry dalam buku Domestic Duck Production: Science and Practice, entok atau Muscovy duck memiliki masa pengeraman telur sekitar 35 hari, lebih lama daripada itik domestik umum yang sekitar 28 hari.

Habitat, Makanan, dan Reproduksi Entok

Entok cukup mudah beradaptasi di lingkungan manusia. Unggas ini bisa hidup di sekitar perairan dangkal, halaman rumah, kandang terbuka, area kebun, sampai pekarangan desa. Selama ada tempat kering untuk beristirahat dan akses air untuk minum atau membersihkan tubuh, entok biasanya bisa tumbuh dengan baik.

Makanan Entok di Lingkungan Rumah

Entok termasuk omnivora, artinya bisa makan bahan nabati dan hewani. Dalam keseharian, entok dapat memakan biji-bijian, rumput muda, cacing, serangga kecil, sisa sayuran, sampai pakan tambahan dari manusia.

Menurut S.J. van der Meulen dalam modul Duck Keeping in the Tropics, pakan itik di daerah tropis dapat memanfaatkan bahan lokal seperti sisa dapur, tanaman hijau, biji-bijian, cacing, serangga, dan siput kecil.

Cara Entok Berkembang Biak

Reproduksi entok dimulai dari perkawinan, lalu betina bertelur dan mengerami telurnya sampai menetas. Anak entok biasanya langsung aktif berjalan tidak lama setelah keluar dari telur, meski tetap membutuhkan induk atau tempat hangat agar aman.