Konten dari Pengguna

Hewan Kutu Air di Kolam dan Danau Tawar

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hewan Kutu Air. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hewan Kutu Air. Foto: Pexels

Air kolam, danau, atau genangan yang terlihat tenang sering menyimpan banyak organisme kecil, salah satunya Daphnia, hewan mungil yang sering disebut kutu air. Meski ukurannya sulit dilihat jelas tanpa alat bantu, perannya cukup terasa dalam rantai makanan air tawar.

Daftar isi

Apa Itu Hewan Kutu Air?

Hewan kutu air umumnya merujuk pada Daphnia, yaitu krustasea kecil yang hidup sebagai plankton. Plankton adalah organisme yang melayang di air dan ikut terbawa arus. Menurut Dieter Ebert dalam buku Ecology, Epidemiology, and Evolution of Parasitism in Daphnia, Daphnia berukuran sekitar 0,5 sampai 5 mm dan disebut water fleas karena gerakan renangnya tampak seperti melompat.

Istilah kutu air ini perlu dipahami sesuai konteks, sebab penggunaannya cukup luas di masyarakat Indonesia. Dalam dunia biologi, kutu air adalah hewan kecil dari kelompok krustasea. Dalam konteks kesehatan, kutu air biasanya merujuk pada infeksi jamur di kulit manusia.

Ciri Hewan Kutu Air yang Mudah Dikenali

Beberapa ciri Daphnia bisa dikenali dari bentuk dan cara hidupnya, terutama saat diamati dengan kaca pembesar atau mikroskop sederhana, berikut di antaranya:

  • Tubuhnya sangat kecil dan sering tampak bening.

  • Antenanya membantu bergerak di air.

  • Gerakannya tersentak seperti loncatan pendek.

  • Hidup melayang di air tawar.

  • Sering menjadi makanan ikan kecil.

Tidak Sama dengan Penyakit Kulit

Pada pembahasan biologi, istilah ini menunjuk hewan air kecil, bukan gangguan kulit di sela jari kaki. Jadi, kalau menemukan istilah Daphnia, pembahasannya biasanya masuk ke ekologi perairan, plankton, atau organisme model di laboratorium.

Habitat dan Cara Hidup Daphnia

Daphnia banyak ditemukan di perairan tawar seperti kolam, danau, rawa, dan genangan yang cukup kaya bahan organik. Hewan ini menyukai lingkungan yang menyediakan partikel makanan kecil. Selain itu, air yang relatif tenang membuatnya lebih mudah melayang sebagai zooplankton, yaitu plankton hewani.

Daphnia sebagai krustasea kecil masuk dalam kelompok arthropoda. Menurut Mary Ann Clark dalam buku Biology 2e, hewan arthropoda memiliki tubuh bersegmen, rangka luar, dan anggota tubuh bersendi. Dengan tubuh mungilnya, Daphnia tetap bisa bergerak aktif untuk mencari makan dan menghindari pemangsa.

Makan dengan Menyaring Partikel Kecil

Daphnia makan dengan menyaring partikel halus di air. Makanannya dapat berupa alga mikroskopis, bakteri, dan sisa organik kecil. Menariknya, kebiasaan makan ini membuat Daphnia ikut memengaruhi kejernihan air karena sebagian alga ikut tersaring.

Perannya dalam Ekosistem Air Tawar

Menurut buku Limnoecology susunan Winfried Lampert, zooplankton memakan fitoplankton dan sekaligus menjadi mangsa bagi ikan pemakan plankton. Posisi ini membuat Daphnia berperan sebagai penghubung antara organisme mikroskopis dan hewan air yang lebih besar. Oleh karena itu, hewan kutu air membantu menjaga keseimbangan alami di perairan tawar.