Hewan Tercepat di Dunia Berdasarkan Cara Bergeraknya

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kecepatan adalah salah satu bentuk adaptasi di dunia hewan. Ada spesies yang mampu melesat di darat, menyelam cepat di air, hingga menukik dari langit dengan kecepatan luar biasa untuk berburu atau menghindari predator. Lantas, apa hewan tercepat di dunia? Simak pembahasannya berikut ini.
Daftar Hewan Tercepat di Dunia
Kecepatan hewan tidak selalu bisa dibandingkan secara langsung. Burung bergerak di udara, mamalia darat mengandalkan kaki, sedangkan hewan laut harus melawan tekanan air.
Merujuk buku Animal Records oleh Mark, alap-alap kawah atau peregrine falcon dapat mencapai sekitar 360 km per jam saat menukik dalam perburuan, sedangkan cheetah dikenal sebagai mamalia darat tercepat untuk lari jarak pendek.
1. Alap-Alap Kawah
Burung pemangsa ini sering disebut sebagai hewan tercepat secara umum. Kecepatannya muncul saat menukik dari ketinggian untuk mengejar mangsa, bukan saat terbang mendatar biasa.
2. Cheetah
Cheetah dikenal sebagai pelari tercepat di darat. Hewan ini mengandalkan ledakan kecepatan singkat saat mengejar mangsa di padang rumput, terutama dalam jarak pendek.
3. Beberapa Hewan Laut
Beberapa hewan laut juga punya kemampuan berenang tinggi, seperti ikan layar atau ikan marlin hitam. Namun, kecepatannya sulit dibandingkan langsung dengan burung dan mamalia darat karena air memberi hambatan yang berbeda dari udara dan tanah.
Mengapa Alap-Alap Kawah Bisa Lebih Cepat dari Cheetah?
Alap-alap kawah bisa melaju ekstrem karena memanfaatkan gaya jatuh saat menukik. Tubuhnya ramping, sayapnya runcing, dan posisi tubuhnya dibuat rapat agar lebih mudah membelah udara.
Istilah aerodinamis sering dipakai untuk menjelaskan bentuk tubuh seperti ini. Artinya, bentuk tubuh hewan membantu mengurangi hambatan udara saat bergerak cepat.
Di sisi lain, cheetah punya kemampuan berbeda. Tubuhnya ringan, kakinya panjang, tulang belakangnya lentur, dan cakarnya membantu pijakan saat berakselerasi.
Menariknya, cheetah hanya mampu mempertahankan sprint dalam waktu singkat. Setelah itu, tubuhnya perlu menurunkan panas dan memulihkan tenaga.
Jadi, alap-alap kawah menjadi hewan tercepat di dunia jika dilihat dari kecepatan tertinggi secara umum. Sementara itu, cheetah tetap memegang posisi kuat sebagai hewan darat tercepat.
