Kenapa Salat Tahajud Dikerjakan di Malam Hari? Ini Alasannya

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat tahajud dikenal sebagai salah satu ibadah sunah paling istimewa bagi umat Islam. Berbeda dari salat lainnya, pelaksanaannya memiliki waktu khusus, yaitu di malam hari setelah tidur. Pertanyaan kenapa salat tahajud dikerjakan di malam hari memiliki jawaban yang mendalam, mencakup aspek syariat, spiritual, hingga psikologis.
Landasan Syariat dan Perintah Langsung
Penetapan waktu malam untuk salat tahajud bukanlah tanpa alasan, melainkan berdasarkan perintah langsung dari sumber utama ajaran Islam.
Waktu ini dipilih secara spesifik untuk memberikan nilai dan keutamaan yang berbeda dari ibadah di waktu lain. Pemahaman mengenai landasan ini membantu kita mengetahui kenapa salat tahajud dikerjakan di malam hari.
Perintah dalam Al-Quran
Dalam buku Tafsir Al-Mishbah, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa salat tahajud secara spesifik diperintahkan pada sebagian malam sebagai ibadah tambahan untuk mengangkat derajat seorang hamba ke tempat terpuji.
Waktu malam dipilih karena saat itulah ibadah terasa lebih berat dan bacaan lebih meresap ke dalam jiwa, sebagaimana dijelaskan dalam tafsir Surat Al-Isra ayat 79.
Definisi Fikih Salat Tahajud
Secara fikih, salat tahajud memiliki definisi yang unik. Menurut Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqh as-Sunnah, salat tahajud adalah salat sunah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, meskipun hanya tidur sejenak. Syarat inilah yang membedakannya dari salat malam atau qiyamul lail lainnya yang bisa dikerjakan sebelum tidur.
Keutamaan dan Hikmah Spiritual di Waktu Malam
Selain sebagai perintah, pelaksanaan salat tahajud di malam hari menyimpan banyak hikmah dan keutamaan. Suasana malam yang sunyi dan tenang menjadi momen ideal untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Inilah salah satu alasan utama kenapa salat tahajud dikerjakan di malam hari dan memiliki nilai yang sangat tinggi.
Waktu Mustajab untuk Berdoa
Keistimewaan utama malam hari, khususnya pada sepertiga malam terakhir, adalah karena waktu tersebut merupakan saat Allah SWT turun ke langit dunia. Dalam kitab Syarah Riyadhus Shalihin, dijelaskan hadis sahih bahwa ini adalah waktu mustajab untuk berdoa, memohon ampunan, dan meminta segala hajat kepada-Nya.
Mencapai Kekhusyukan Maksimal
Mengerjakan salat di keheningan malam memiliki dampak spiritual yang luar biasa. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumiddin menguraikan bahwa suasana sunyi membantu seseorang lebih fokus, khusyuk, dan terhubung dengan Allah tanpa gangguan urusan duniawi, menjadikannya momen introspeksi yang intim.
