Konten dari Pengguna

Memahami Pengertian Metaverse beserta Karakteristik dan Teknologi di Baliknya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perempuan bermain di Metaverse menggunakan kacamata VR. Foto: leungchopan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan bermain di Metaverse menggunakan kacamata VR. Foto: leungchopan/Shutterstock

Istilah metaverse semakin sering terdengar, terutama setelah banyak perusahaan teknologi besar mulai berinvestasi dalam pengembangannya. Konsep ini sering digambarkan sebagai evolusi internet berikutnya, sebuah dunia digital yang lebih imersif dan interaktif.

Meskipun populer, masih banyak yang belum sepenuhnya memahami pengertian metaverse yang sesungguhnya. Konsep ini lebih dari sekadar gim atau aplikasi media sosial biasa. Oleh karena itu, penting untuk mengenali definisi serta karakteristik utamanya agar tidak salah kaprah.

Apa Itu Metaverse?

Pada dasarnya, metaverse bukanlah sebuah aplikasi tunggal yang bisa diunduh. Menurut penjelasan dari Cornell University, metaverse adalah sebuah platform tempat berbagai aplikasi, layanan, dan dunia digital dapat saling terhubung dan beroperasi bersama. Ini merupakan sebuah lompatan dari internet dua dimensi yang kita kenal sekarang menjadi pengalaman tiga dimensi yang imersif.

Dengan kata lain, metaverse adalah jaringan dunia virtual yang luas dan saling terhubung. Pengguna tidak hanya melihat konten, tetapi juga bisa masuk dan berinteraksi di dalamnya melalui avatar digital. Dunia ini dirancang untuk kegiatan sosial, bekerja, bermain, hingga bertransaksi.

Karakteristik Utama Dunia Metaverse

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai pengertian metaverse, penting untuk mengetahui beberapa karakteristik fundamental yang membedakannya dari platform digital saat ini. Karakteristik ini menjadi pilar utama yang membangun fondasi dunia virtual tersebut.

Selalu Aktif dan Persisten

Salah satu ciri khas metaverse adalah sifatnya yang persisten atau terus-menerus ada. Dunia digital ini selalu aktif dan terus berkembang bahkan saat pengguna tidak sedang masuk ke dalamnya. Artinya, metaverse tidak bisa dijeda atau dimatikan seperti sebuah permainan video.

Interoperabilitas Antar Platform

Konsep penting lainnya adalah interoperabilitas, yaitu kemampuan untuk membawa aset digital seperti avatar atau item dari satu dunia virtual ke dunia virtual lainnya. Meskipun saat ini belum sepenuhnya terwujud, tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem digital yang terbuka. Hal ini memungkinkan identitas dan kepemilikan digital pengguna tidak terikat pada satu platform saja.

Dihuni Secara Sinkron dan Massal

Metaverse dirancang untuk dapat diakses oleh banyak pengguna secara bersamaan dan dalam waktu nyata. Dalam buku The Metaverse: And How It Will Revolutionize Everything, Matthew Ball menjelaskan bahwa dunia ini dapat dialami secara sinkron oleh jumlah pengguna yang tak terbatas, di mana setiap individu memiliki rasa kehadiran yang kuat. Ini menciptakan ruang untuk interaksi sosial yang lebih mendalam.

Teknologi di Balik Metaverse

Pengertian metaverse tidak dapat dilepaskan dari berbagai teknologi canggih yang menjadi penopangnya. Dalam jurnal Journal of Network and Computer Applications, metaverse didefinisikan sebagai ruang virtual kolektif yang lahir dari konvergensi antara realitas fisik yang disempurnakan dan ruang virtual yang persisten. Konvergensi ini didukung oleh beberapa teknologi kunci.

Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR)

Teknologi VR dan AR adalah gerbang utama untuk masuk ke metaverse. VR memungkinkan pengguna merasakan pengalaman yang sepenuhnya imersif dengan masuk ke dalam dunia digital. Sementara itu, AR berfungsi untuk melapisi objek atau informasi digital di atas dunia nyata, menghubungkan keduanya secara mulus.

Blockchain dan Ekonomi Digital

Teknologi blockchain memainkan peran krusial dalam membangun ekonomi di dalam metaverse. Melalui aset seperti Non-Fungible Token (NFT), pengguna dapat memiliki kepemilikan sah atas barang digital, mulai dari tanah virtual hingga item fesyen untuk avatar. Hal ini membuka peluang untuk ekonomi digital yang berfungsi penuh, layaknya di dunia nyata.

Meskipun visi lengkap dari metaverse mungkin masih membutuhkan waktu untuk terwujud, memahami konsep dasarnya menjadi penting. Sebab, teknologi ini berpotensi besar untuk mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan bersosialisasi di masa depan.