Konten dari Pengguna

Memahami Pengertian Tethering dan Manfaatnya untuk Koneksi Internet

Rizky Ega Pratama

Rizky Ega Pratama

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyalakan hotspot. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyalakan hotspot. Foto: pixabay

Di era modern ini, kehabisan akses internet bisa menjadi masalah yang mengganggu bagi sebagian orang. Untungnya, ada fitur bernama tethering yang dapat mengubah ponsel menjadi penyelamat koneksi. Fitur ini memungkinkan perangkat lain seperti laptop atau tablet terhubung dengan koneksi data seluler dari ponsel Anda.

Meski sering digunakan, tidak semua orang memahami pengertian tethering secara menyeluruh. Padahal, dengan memahaminya, Anda bisa memaksimalkan fungsinya untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja di luar kantor hingga mengatasi gangguan internet di rumah.

Apa Itu Tethering?

Secara sederhana, pengertian tethering adalah proses berbagi koneksi internet dari satu perangkat, biasanya ponsel, ke perangkat lain. Fitur ini menjadikan HP Anda sebagai sumber internet portabel. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi bergantung pada ketersediaan jaringan WiFi publik saat membutuhkan koneksi darurat.

Definisi Sederhana Tethering

Tethering mengubah ponsel Anda menjadi modem atau router dadakan. Dalam buku Mobile and Wireless Communications karya G. S. V. Radha Krishna Rao dkk., dijelaskan bahwa tethering memungkinkan ponsel yang terhubung ke jaringan seluler untuk membagikan koneksi datanya ke perangkat lain. Koneksi ini bisa dibagikan melalui beberapa metode, seperti WiFi, Bluetooth, atau kabel USB.

Perbedaan Tethering dengan Hotspot Pribadi

Istilah tethering dan hotspot pribadi sering dianggap sama, padahal ada sedikit perbedaan. Tethering adalah istilah umum untuk semua metode berbagi koneksi. Sementara itu, hotspot pribadi atau mobile hotspot lebih spesifik merujuk pada metode berbagi koneksi melalui jaringan WiFi, yang merupakan cara paling populer.

Kapan Tethering Dibutuhkan?

Fitur ini sangat berguna dalam berbagai situasi. Menurut website teknologi PCMag, tethering menjadi solusi praktis saat koneksi internet utama di rumah atau kantor mati. Selain itu, fitur ini sangat ideal bagi para pekerja remote atau siapa saja yang sedang bepergian dan membutuhkan koneksi internet stabil di laptopnya.

Fungsi dan Manfaat Utama Tethering

Memahami pengertian tethering juga berarti mengetahui apa saja manfaat yang ditawarkannya. Fitur ini bukan sekadar solusi sementara, tetapi juga memberikan fleksibilitas dan keamanan dalam berinternet. Kehadirannya memastikan produktivitas tidak terganggu di mana pun Anda berada.

Menyediakan Akses Internet Darurat

Salah satu fungsi utama tethering adalah sebagai jaring pengaman. Ketika penyedia layanan internet di rumah mengalami gangguan, Anda bisa langsung mengaktifkan tethering di ponsel. Dengan begitu, aktivitas penting seperti mengirim email pekerjaan atau mengikuti kelas daring tetap bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

Mendukung Mobilitas dan Kerja Remote

Bagi pekerja digital, tethering adalah fitur wajib. Kemampuan untuk bekerja dari mana saja, baik itu kafe, taman, atau saat dalam perjalanan, menjadi mungkin berkat tethering. Anda tidak perlu lagi mencari-cari WiFi publik yang kadang tidak stabil atau aman untuk menyelesaikan pekerjaan.

Alternatif Koneksi yang Lebih Aman dari WiFi Publik

Jaringan WiFi publik seringkali tidak terenkripsi, sehingga rentan terhadap risiko keamanan siber. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa koneksi tethering yang dilindungi kata sandi menawarkan keamanan yang jauh lebih baik. Oleh karena itu, menggunakan tethering untuk transaksi perbankan atau aktivitas sensitif lainnya adalah pilihan yang lebih bijak.

Jenis-jenis Metode Tethering

Ada beberapa cara yang bisa Anda pilih untuk melakukan tethering, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Pemilihan metode ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan, apakah Anda lebih mementingkan kecepatan, kemudahan, atau efisiensi daya baterai. Menurut laman Google Support, setidaknya ada tiga metode umum yang tersedia di sebagian besar ponsel pintar.

WiFi Tethering

Ini adalah metode paling umum, di mana ponsel menciptakan jaringan WiFi kecil yang bisa diakses oleh perangkat lain. Kelebihannya adalah kemudahan menghubungkan beberapa perangkat sekaligus. Namun, metode ini paling boros baterai dibandingkan metode lainnya.

Bluetooth Tethering

Metode ini menggunakan koneksi Bluetooth untuk berbagi internet. Kecepatannya memang tidak sekencang WiFi, tetapi konsumsi dayanya jauh lebih hemat. Bluetooth tethering cocok untuk aktivitas ringan seperti memeriksa email atau sekadar browsing.

USB Tethering

Dengan menghubungkan ponsel ke laptop menggunakan kabel USB, Anda bisa mendapatkan koneksi internet yang paling cepat dan stabil. Keunggulan lainnya, metode ini sekaligus mengisi daya baterai ponsel Anda. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan jangka panjang.

Bagaimana Cara Kerja Tethering?

Di balik kemudahannya, proses kerja tethering sebenarnya cukup sederhana. Ponsel Anda pada dasarnya bertindak sebagai jembatan antara jaringan seluler dan perangkat lain yang membutuhkan internet. Proses ini memungkinkan laptop atau tablet yang tidak memiliki slot SIM card untuk tetap bisa online.

Dari Koneksi Seluler ke Perangkat Lain

Saat tethering diaktifkan, ponsel menerima data dari jaringan operator seluler, misalnya 4G atau 5G. Kemudian, sistem di dalam ponsel akan mengubah sinyal tersebut menjadi sinyal yang dapat diterima oleh perangkat lain, baik itu melalui WiFi, Bluetooth, atau kabel USB. Perangkat Anda pun dapat terhubung ke internet seolah-olah menggunakan modem biasa.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun sangat berguna, ada dua hal utama yang perlu diperhatikan saat menggunakan tethering. Pertama, fitur ini menguras daya baterai ponsel dengan cepat. Kedua, tethering menggunakan kuota data dari paket seluler Anda, sehingga pastikan Anda memantau penggunaannya agar tidak melebihi batas.

Jika Anda adalah orang yang sering bekerja di luar atau membutuhkan koneksi internet cadangan, memahami pengertian tethering dan cara menggunakannya bisa sangat bermanfaat. Namun, bila koneksi internet Anda sehari-hari sudah stabil dan memadai, mungkin fitur ini tidak akan terlalu sering dibutuhkan.

(MSD)