Konten dari Pengguna

Perbedaan Pertalite dan Pertamax: Panduan Lengkap Memilih BBM yang Tepat

Rizky Ega Pratama

Rizky Ega Pratama

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengisi BBM sepeda motor. Foto: dok. AHM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengisi BBM sepeda motor. Foto: dok. AHM

Pertalite dan Pertamax merupakan dua jenis bahan bakar minyak yang diproduksi oleh Pertamina untuk kendaraan bermotor. Pertalite adalah BBM dengan kategori premium yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan rasio kompresi mesin standar.

Sementara Pertamax termasuk dalam kategori BBM premium yang cocok untuk mesin dengan kompresi lebih besar. Kedua jenis BBM ini memiliki karakteristik berbeda yang perlu dipahami pengendara sebelum mengisi tangki kendaraan. Simak perbedaan Pertalite dan Pertamax selengkapnya di bawah ini.

Daftar isi

Perbedaan Pertalite dan Pertamax

1. Nilai Oktan (RON)

Perbedaan mendasar antara Pertalite dan Pertamax terletak pada nilai oktannya. Pertalite memiliki Research Octane Number (RON) 90, sedangkan Pertamax memiliki RON 92 yang lebih tinggi. Nilai oktan ini menunjukkan kemampuan bahan bakar menahan ketukan atau knocking pada mesin. Semakin tinggi nilai oktan, semakin baik kemampuan bahan bakar mencegah knocking pada mesin berkompresi tinggi.

2. Harga dan Subsidi

Dari segi harga, Pertalite dijual lebih murah karena termasuk jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Sedangkan Pertamax dijual dengan harga lebih tinggi karena berstatus non subsidi dan mengikuti harga pasar internasional.

Perbedaan harga ini bisa mencapai beberapa ribu rupiah per liter tergantung kebijakan regional. Namun selisih harga tersebut perlu diperhitungkan dengan manfaat jangka panjang untuk kesehatan mesin kendaraan.

3. Kandungan Aditif

Pertamax mengandung aditif dengan kualitas lebih baik dibandingkan Pertalite untuk membersihkan ruang bakar mesin. Kandungan zat tambahan pada Pertamax membantu mencegah penumpukan kerak dan deposit karbon di dalam mesin. Pertalite juga memiliki aditif namun dengan komposisi yang lebih sederhana sesuai standar BBM bersubsidi. Perbedaan kandungan ini berpengaruh pada perawatan mesin dalam penggunaan jangka panjang.

Mana yang Lebih Irit: Pertalite atau Pertamax?

Efisiensi konsumsi BBM sangat bergantung pada spesifikasi mesin kendaraan yang digunakan. Untuk mesin dengan rasio kompresi tinggi di atas 10:1, Pertamax cenderung memberikan pembakaran lebih optimal sehingga menghasilkan tenaga maksimal dengan konsumsi lebih efisien. Mesin yang dirancang untuk RON tinggi cenderung akan boros jika menggunakan Pertalite karena pembakaran tidak sempurna. Sebaliknya, mesin dengan kompresi standar tidak akan merasakan perbedaan signifikan saat menggunakan Pertamax, sehingga Pertalite sudah cukup memadai dan lebih hemat dari segi biaya per kilometer.

Cara Memilih BBM yang Sesuai untuk Kendaraan Anda

Langkah pertama dalam memilih BBM adalah memeriksa buku manual kendaraan untuk mengetahui rekomendasi pabrikan. Kendaraan dengan rasio kompresi di bawah 10:1 umumnya cukup menggunakan Pertalite, sedangkan di atas 10:1 disarankan memakai Pertamax atau lebih tinggi. Pertimbangkan juga pola penggunaan kendaraan, apakah untuk perjalanan harian dalam kota atau sering digunakan untuk perjalanan jauh dengan beban berat.