Konten dari Pengguna

Perbedaan Pleci Jantan dan Betina yang Wajib Diketahui Pemula

Rizky Ega Pratama

Rizky Ega Pratama

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pleci jantan. Foto: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pleci jantan. Foto: pexels

Membedakan pleci jantan dan betina kerap menjadi tantangan bagi para penghobi burung, terutama pemula. Pleci atau white-eye (Zosterops spp.) dikenal memiliki perbedaan fisik dan perilaku yang sangat halus. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri spesifik dari kedua jenis kelamin ini sangat penting sebelum memutuskan untuk membeli atau memelihara pleci.

Ciri Fisik Pleci Jantan dan Betina

Membedakan pleci jantan dan betina secara kasat mata memang tidak mudah, namun tetap bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa ciri utama. Ciri fisik seperti ukuran tubuh, warna bulu, dan bentuk paruh menjadi faktor pembeda yang cukup membantu. Meski demikian, pengamatan berulang sangat disarankan agar tidak keliru dalam menentukan jenis kelaminnya.

Bentuk Tubuh dan Ukuran

Pleci jantan umumnya memiliki tubuh yang sedikit lebih panjang dan proporsional dibandingkan pleci betina. Bagian kepala dan leher pada jantan juga tampak lebih besar. Sedangkan betina cenderung memiliki tubuh yang lebih kecil dan bulat, terutama di bagian dada.

Warna Bulu dan Pola

Menurut website The Spruce Pets, warna bulu pleci jantan biasanya lebih cerah dan kontras, terutama pada area punggung dan sekitar mata. Pleci betina cenderung memiliki bulu dengan warna yang lebih kusam dan tidak terlalu mencolok. Pola lingkaran putih di sekitar mata juga lebih tegas pada jantan.

Bentuk Mata dan Paruh

Selain warna bulu, bentuk mata dan paruh juga dapat menjadi patokan. Pleci jantan memiliki paruh yang lebih panjang dan tebal, sedangkan betina umumnya berparuh sedikit lebih pendek dan tipis. Mata jantan biasanya tampak lebih menonjol, sementara mata betina relatif datar.

Perbedaan Suara Pleci Jantan dan Betina

Selain ciri fisik, membedakan pleci jantan dan betina juga dapat dilakukan lewat pengamatan suara kicauannya. Suara menjadi salah satu indikator yang cukup akurat jika diamati secara rutin, terutama saat pleci sudah memasuki usia dewasa.

Karakteristik Suara Pleci Jantan

Suara pleci jantan lebih bervariasi, keras, dan kompleks. Kicauan jantan sering kali terdiri dari beberapa nada berbeda yang saling bersahutan. Hal ini membuat pleci jantan kerap diincar penghobi yang ingin mengikuti lomba kicau.

Karakteristik Suara Pleci Betina

Di sisi lain, pleci betina umumnya hanya mengeluarkan suara monoton dan cenderung pendek. Kicauannya tidak sekeras dan sekaya jantan. Selain itu, frekuensi kicauan betina juga lebih jarang terdengar aktif, terutama di luar musim kawin.

Cara Membedakan Pleci Jantan dan Betina untuk Pemula

Bagi pemula, mengidentifikasi pleci jantan dan betina memang memerlukan latihan dan ketelitian. Beberapa teknik sederhana dapat digunakan agar tidak salah dalam menentukan jenis kelamin burung peliharaan.

Tips Mengamati Langsung

Amati pleci saat berada di lingkungan yang tenang dan tidak terganggu. Perhatikan dengan saksama ukuran tubuh, warna bulu, hingga suara kicauannya. Jika memungkinkan, bandingkan langsung dengan pleci lain yang sudah diketahui jenis kelaminnya.

Kesalahan Umum dalam Identifikasi Pleci

Kesalahan paling sering terjadi karena hanya mengandalkan satu indikator, misalnya hanya warna bulu. Selain itu, pengamatan dalam kondisi stres atau burung belum dewasa juga bisa menyebabkan identifikasi keliru. Oleh sebab itu, kombinasikan beberapa ciri sekaligus dan lakukan pengamatan secara berkala.

Membedakan pleci jantan dan betina memang bukan perkara mudah, terutama bagi pemula. Namun, dengan ketelitian dan pengetahuan tentang ciri fisik serta suara, proses identifikasi akan semakin akurat. Pengamatan berulang sangat dianjurkan agar tidak salah pilih saat membeli pleci, apalagi jika bertujuan untuk lomba atau penangkaran.